Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Budaya populer dan identitas Muslim muda di Indonesia

Budaya populer dan identitas Muslim muda di Indonesia

Sub Judul


Oleh: Hariyadi


Agama Kaum Muda: Suatu Pengantar

Sebagai bagian dari kebudayaan, agama harus mampu menangkap pesan-pesan proses perubahan zaman. Prinsipnya, agama menyebar untuk memberikan ketenangan dan pegangan nilai-nilai kehidupan umat manusia. Di berbagai media massa kita, kedalaman wacana agama seringkali menjadi isu seksis untuk menarik sebanyak-banyaknya para pembaca. Sayang, cara yang digunakan terkesan penyajian opini dan pengalaman reflektif penulisnya. Tetapi, tidak didasarkan pada penelitian yang mendalam.

Dari sanalah, tim litbang KoPi (koran opini.com) mencoba memberi warna baru bagi para penikmat media untuk mendalami agama dari perspektif budaya kontemporer. Suatu budaya yang mencairkan pembacaan teks-teks agama yang seringkali dangkal dan bersifat konvensional. Di zaman globalisasi dan industri budaya saat ini, telah mengilhami para anak muda Indonesia untuk bertindak aktif atas nama agamanya dalam rangka mengisi kepadatan ruang yang telah didominasi produk komersial media, seperti film.

Atas dasar itu, tulisan segar disertasi saudara Hariyadi, PhD di University of Western, Australia, yang telah diuji dan dipertahankan secara akademik baru-baru ini akan mengajak penikmat KoPi menelisik lebih jauh tentang praktik budaya beragama kaum muda Indonesia di tengah maraknya industri budaya. Terima kasih Mas Har (begitu kami menyapanya) yang telah mendonasikan saripati disertasinya ke tangan redaksi KoPi. Selamat menikmati sajian KoPi hari ini felas. 

back to top