Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Budaya lokal kunci pembangunan berkelanjutan

Budaya lokal kunci pembangunan berkelanjutan

Jogja-KoPi| Pembangunan berkelanjutan di Indonesia Timur menjadi topik yang banyak diperbincangkan saat ini. Kebijakan Jokowi untuk mengubah Indonesia Timur dinilai merupakan prestasi yang luar biasa. Lihat saja pembangunan tol pertama di Kupang NTT, 10 triliun untuk pembangunan kereta api di Papua, dan membangun PLTS tebesar di Kupang.

Hal ini disampaikan oleh peneliti Pusat Kawasan Indonesia Timur (Puskit) UAJY, Aloysius Gunadi Brata, dalam Seminar Nasional Indonesia Timur (Senanti), di Kampus 4 UAJY, Sabtu (4/6).

Aloysius melanjutkan euforia pembangunan ini seharusnya menjadi pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan bisa tercapai ketika konteks budaya lokal tetap diperhatikan. Tak hanya itu saja, sifat inkluvisitas perlu terus dipupuk dan dikembangkan.

Seminar Nasional Indonesia Timur tahun 2016 ini mengusung konsep “Pembangunan Berkelanjutan di Kawasan Indonesia Timur”. Selain menghadirkan peneliti dari Puskit UAJY, juga hadir narasumber Hidayat Alhamid, PHd (Community Affairs Manager BP Indonesia) serta dr.Tridia Sudirga (Pemerhati Kesehatan dan Permberdayaan Perempuan).

Seminar ini didahului dengan pameran budaya dari dari berbagai komunitas mahasiswa dari Indonesia Timur seperti Komunitas Mahasiswa Toraja UAJU, Komunitas Papua UAJY, Komunitas Manado, dan sebagainya.

Ketua penyelenggara kegiatan, Frengky Benediktus Ola mengatakan acara ini merupakan bentuk kepedulian dari Puskit UAJY untuk terus merangkul masyarakat Indonesia Timur agar terus siap menghadapi pembangunan berkelanjutan.

“Harapannya mahasiswa kawasan Indonesia Timur bisa menyiapkan baik dari segi mental, pengetahuan,dan lainnya dalam menghadapi pembangunan berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap acara ini bisa menjadi wujud diskusi bersama untuk memberikan masukan, solusi, atas persoalan yang dihadapi oleh masyarakat di sana

back to top