Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Buah segar kurangi resiko serangan jantung dan stroke

Buah segar kurangi resiko serangan jantung dan stroke

KoPi│“Sebuah apel dapat membuat dokter pergi”, begitulah kata pepatah lama yang nampaknya menjadi kebenaran saat ini.

Sebuah penelitian baru di Cina menemukan bahwa seseorang yang mengkonsumsi buah segar setiap hari memiliki resiko tingkat serangan jantung dan stroke yang lebih rendah, dibanding orang yang jarang mengkonsumsi buah segar.

Penemuan yang dipublikasikan oleh New England Journal of Medicine ini, berasal dari sebuah penelitian yang dilakukan pada 500 ribu orang dewasa di China, selama tujuh tahun. Di China sendiri tingkat konsumsi buah segar jauh lebih rendah dibandingkan di negara-negara seperti Inggris atau Amerika Serikat.

Para peneliti dari University of Oxford dan Chinese Academy of Medical Sciences melakukan penelitian nasional pada 500 ribu orang dewasa dari 10 daerah perkotaan dan pedesaan di seluruh China, penelitian ini dilakukan selama tujuh tahun melalui catatan kematian dan catatan elektronik mengenai penyakit dari rumah sakit yang ada.

Masyarakat yang menjadi obyek penelitian tidak memiliki riwayat penyakit kardiovaskular atau perawatan terhadap anti-hipertensi ketika mereka pertama kali bergabung dalam penelitian ini.

Penelitian ini menemukan bahwa mengkonsumsi buah-buahan, terutama apel atau jeruk, berhubungan dengan beberapa faktor, seperti pendidikan, menurunkan tekanan darah, gula darah, dan tingkat perokok aktif di Cina.

Setelah dikenalnya faktor-faktor ini, 100-gram buah per hari juga terkait dengan kematian sepertiga kardiovaskular dan hal tersebut terjadi di seluruh wilayah penelitian, baik pada laki-laki maupun perempuan.

"Hubungan antara konsumsi buah dan risiko kardiovaskular tampaknya lebih kuat di Cina, di mana tingkat konsumsi buah pada masyarakatnya rendah, daripada di negara-negara berpenghasilan tinggi yang memiliki tingkat konsumsi buah yang lebih tinggi," kata Huaidong Du, seorang peneliti dari University of Oxford.

Selain itu buah di China kebanyaakan dikonsumsi secara langsung, sedangkan buah di negara-negara berpenghasilan tinggi kebanyakan diproses sebelum dimakan, dan banyak penelitian sebelumnya yang mengaitkan buah segar dan olahan buah, jelas Du.

Zhengming Chen, profesor di University of Oxford, mencatat bahwa sulit untuk mengetahui apakah resiko yang lebih rendah pada seseorang yang mengkonsumsi buah segar dalam jumlah yang banyak dikarenakan efek perlindungan dari buah tersebut.

"Jika ya, maka tingkat konsumsi buah segar yang tinggi di Cina dapat mencegah 500 ribu kematian kardiovaskular per tahun, termasuk 20 ribu penduduk di bawah usia 70 tahun, dan jumlah tersebut bahkan lebih besar dari serangan stroke dan jantung yang terjadi," tambah Chen. │Xinhua.net

back to top