Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Brazil World Cup, antisipasi penjualan manusia dan prostitusi

Brazil World Cup, antisipasi penjualan manusia dan prostitusi

Vatikan-KoPi, Asosiasi biarawati katholik internasional telah mengadakan dan mengajak kampanye untuk menyadarkan masyarakat dalam memerangi perdagangan manusia dan prostitusi ketika pesta bola Piala Dunia di Brazil.

Para biarawati akan menggunakan media sosial, iklan baliho dan pawai di kota-kota untuk menarik perhatian dan menekan resiko yang tinggi terhadap eksploitasi pada pekerja seks dan pencari kerja pada umumnya.

Sister Bottani mengatakan bahwa untuk Piala Dunia sebelumnya di Jerman dan di Afrika Selatan, tingkat “eksploitasi” telah naik menjadi 30% dan 40%.

“Mayoritas orang yang diperdagangkan di Brasil adalah perempuan muda dari keluarga miskin dengan pendidikan renda," katanya.

Kampanye "bertujuan untuk menginformasikan dan meningkatkan kesadaran penduduk pada resiko yang memungkinkan tersebut  dan bagaimana melakukan intervensi agar melaporkan kasus  penjualan manusia dan prostitusi jika ada", tambahnya.

(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top