Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Bom lagi di Afghanistan, penduduk panik

Bom lagi di Afghanistan, penduduk panik

Kabul-KoPi, Dua roket ditembakkan oleh militan menghancurkan gedung bagian militer di bandara internasional Kabul pada hari Kamis (3/7) menyebabkan kepanikan penduduk setempat.

Seorang pejabat yang tidak menyebutkan namanya mengatakan bahwa sebuah pesawat rusak karena serangan tersebut yang tejadi pada ham 11.30 pagi waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Zahir Azmi ketika ditanya oleh Xinhua mengkonfirmasi insiden tersebut, dan memberikan sedikit keterangan.

“Tidak ada korban jiwa,” kata Azmi. Tetapi ia tidak menjelaskan apakah ada kerusakan di sana.

Mengutip kepala bandara, Mohammad Yaqub Rassouli, TV swasta Tolo melaporkan bahwa beberapa benda di bandara terbakar setelah serangan tersebut dan upaya pemadaman dilakukan di sana.

Serangan tersebut menyebabkan kepanikan penduduk setempat. Para karyawan yang bekerja di sana ketakutan keluar dari kompleks tersebut dan mengatakan mereka merasa tidak aman walaupun dalam tempat yang sudah dibentengi.

Tidak ada kelompok atau individu yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun, para pejabat mengatakan bahwa tu ulah gerilyawan Taliban.

Ini adalah serangan kedua dari militan di Kabul selama dua hari terakhir.

Dalam serangan sebelumnya pada hari Rabu seorang Taliban mengaku bertanggung jawab, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di samping bis personil angkatan udara.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhua News

back to top