Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Bom lagi di Afghanistan, penduduk panik

Bom lagi di Afghanistan, penduduk panik

Kabul-KoPi, Dua roket ditembakkan oleh militan menghancurkan gedung bagian militer di bandara internasional Kabul pada hari Kamis (3/7) menyebabkan kepanikan penduduk setempat.

Seorang pejabat yang tidak menyebutkan namanya mengatakan bahwa sebuah pesawat rusak karena serangan tersebut yang tejadi pada ham 11.30 pagi waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Zahir Azmi ketika ditanya oleh Xinhua mengkonfirmasi insiden tersebut, dan memberikan sedikit keterangan.

“Tidak ada korban jiwa,” kata Azmi. Tetapi ia tidak menjelaskan apakah ada kerusakan di sana.

Mengutip kepala bandara, Mohammad Yaqub Rassouli, TV swasta Tolo melaporkan bahwa beberapa benda di bandara terbakar setelah serangan tersebut dan upaya pemadaman dilakukan di sana.

Serangan tersebut menyebabkan kepanikan penduduk setempat. Para karyawan yang bekerja di sana ketakutan keluar dari kompleks tersebut dan mengatakan mereka merasa tidak aman walaupun dalam tempat yang sudah dibentengi.

Tidak ada kelompok atau individu yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Namun, para pejabat mengatakan bahwa tu ulah gerilyawan Taliban.

Ini adalah serangan kedua dari militan di Kabul selama dua hari terakhir.

Dalam serangan sebelumnya pada hari Rabu seorang Taliban mengaku bertanggung jawab, seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di samping bis personil angkatan udara.

(Fahrurrazi)
Sumber: Xinhua News

back to top