Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

BNNP Yogya tangkap empat pemakai narkoba di hotel ternama

BNNP Yogya tangkap empat pemakai narkoba di hotel ternama

Jogja-KoPi| BNNP Jogja menangkap empat karyawan Bank swasta yang tengah berpesta narkoba di hotel ternama sekitar Tugu di Yogyakarta. Demikian Kepala BNNP DIY, Drs. Budiharso, M.Si menyampaikan saat jumpa pers di kantor BNNP (13/01).

Berawal informasi dari masyarakat dalam penyalagunaan narkoba di hotel ternama sekitar Yogyakarta, Tim BNNP DIY melakukan penyelidikan selama beberapa hari untuk mendapatkan barang bukti.

"Jum’at 8 Januari 2016 pukul 23.00 WIB, Tim BNNP melakukan penggrebegan di hotel ternama di kamar 321 dan 308 dan mempergoki 4 tersangka yang sedang pesta narkoba," jelas Budiharso.

Keempat tersangka berinisial FAP (39) yang menjabat sebagai Kepala Wilayah salah satu Bank swasta warga Griya Kejasem Asri 2 Kab. Tegal, DAS (43) jabatan Kepala Cabang Bank Tegal beralamatkan sama, LS (37) jabatan sementara karyawan Bank di Brebes beralamat Kejasem Asri Tegal, dan CKH (34) Kepala cabang Pemalang.
"Keempatnya ditangkap secara bersamaan di dalam kamar hotel dan positif memakai narkoba setelah tes urin,"ujar Budiharso.

Setelah itu Tim BNNP melakukan penyelidikan lebih lanjut, darimana para tersangka memperoleh barang-barang haram tersebut. Tim BNNP DIY mengadakan penyelidikan di Tegal pada Senin 11 Januari 2016 bekerjasama dengan Kapolsek Kota Tegal Timur untuk tindak penyelidikan.

Lebih lanjut Drs. Budiharso menjelaskan bahwa setelah diikuti selama satu hari tersangka sebagai pengedar berinisial IW (40) ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB saat bekerja di bengkel oleh tim penyidik BNNP DIY Kelurahan Mangku Kusuman RT 6 RW 1 kec Tegal Timur di Kota Tegal.

Setelah penangkapan tim BNNP memperoleh barang bukti TKP 1 di bengkel tempat kerjanya sebanyak 18 jenis paket narkoba, kemudian dilanjutkan TKP 2 ke rumah tersangka terdapat 6 jenis paket narkoba, tambah Budiharso.

Tersangka FAP Sudah 10 kali pesan di IW, dan LS sudah 5 kali pesan, serta harga 1 paket narkoba seharga Rp 900.000,00 dengan ancaman jika memakai lebih dari 3 gram maka hukumannya seumur hidup, tambahnya lagi.

TKP pertama terdiri dari 16 paket sabu (7 paket b, 8 paket c, 1 paket KPK kering padat keras, Setengah butir inek, 2 butir alganat), 117 kipet kaca baru, 3 korek api, 1 buah bong, 8 buah kipet kaca bekas pakai, 2 lembar aluminium koil dan 1 potongan kipet, 11 lembar aluminium koil belum pakai, 1 btol aqua yang berisi 8 sedotan dan 1 katembat, 2 kotak permen tim pagoda, 1 buah selang, 1 gunting, 3 sim card, 1 micro sd 1 GB, 1 potongn kipet kaca bekas pakai, 4 buah HP, 1 buah dompet uang tunai Rp 4.618.000,00.

TKP kedua terdiri dari 2 kipet kaca sudah digunakan,1 bong dari botol redokson, 1 tutup botol merk kiranti dengan 2 lobang, 1 bungkus plastik clip, 1 buah korek api dan 1 botol warna oren dengan 2 lobang. |Cicuk Armanto|

back to top