Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

BNNP Yogya tangkap empat pemakai narkoba di hotel ternama

BNNP Yogya tangkap empat pemakai narkoba di hotel ternama

Jogja-KoPi| BNNP Jogja menangkap empat karyawan Bank swasta yang tengah berpesta narkoba di hotel ternama sekitar Tugu di Yogyakarta. Demikian Kepala BNNP DIY, Drs. Budiharso, M.Si menyampaikan saat jumpa pers di kantor BNNP (13/01).

Berawal informasi dari masyarakat dalam penyalagunaan narkoba di hotel ternama sekitar Yogyakarta, Tim BNNP DIY melakukan penyelidikan selama beberapa hari untuk mendapatkan barang bukti.

"Jum’at 8 Januari 2016 pukul 23.00 WIB, Tim BNNP melakukan penggrebegan di hotel ternama di kamar 321 dan 308 dan mempergoki 4 tersangka yang sedang pesta narkoba," jelas Budiharso.

Keempat tersangka berinisial FAP (39) yang menjabat sebagai Kepala Wilayah salah satu Bank swasta warga Griya Kejasem Asri 2 Kab. Tegal, DAS (43) jabatan Kepala Cabang Bank Tegal beralamatkan sama, LS (37) jabatan sementara karyawan Bank di Brebes beralamat Kejasem Asri Tegal, dan CKH (34) Kepala cabang Pemalang.
"Keempatnya ditangkap secara bersamaan di dalam kamar hotel dan positif memakai narkoba setelah tes urin,"ujar Budiharso.

Setelah itu Tim BNNP melakukan penyelidikan lebih lanjut, darimana para tersangka memperoleh barang-barang haram tersebut. Tim BNNP DIY mengadakan penyelidikan di Tegal pada Senin 11 Januari 2016 bekerjasama dengan Kapolsek Kota Tegal Timur untuk tindak penyelidikan.

Lebih lanjut Drs. Budiharso menjelaskan bahwa setelah diikuti selama satu hari tersangka sebagai pengedar berinisial IW (40) ditangkap sekitar pukul 15.00 WIB saat bekerja di bengkel oleh tim penyidik BNNP DIY Kelurahan Mangku Kusuman RT 6 RW 1 kec Tegal Timur di Kota Tegal.

Setelah penangkapan tim BNNP memperoleh barang bukti TKP 1 di bengkel tempat kerjanya sebanyak 18 jenis paket narkoba, kemudian dilanjutkan TKP 2 ke rumah tersangka terdapat 6 jenis paket narkoba, tambah Budiharso.

Tersangka FAP Sudah 10 kali pesan di IW, dan LS sudah 5 kali pesan, serta harga 1 paket narkoba seharga Rp 900.000,00 dengan ancaman jika memakai lebih dari 3 gram maka hukumannya seumur hidup, tambahnya lagi.

TKP pertama terdiri dari 16 paket sabu (7 paket b, 8 paket c, 1 paket KPK kering padat keras, Setengah butir inek, 2 butir alganat), 117 kipet kaca baru, 3 korek api, 1 buah bong, 8 buah kipet kaca bekas pakai, 2 lembar aluminium koil dan 1 potongan kipet, 11 lembar aluminium koil belum pakai, 1 btol aqua yang berisi 8 sedotan dan 1 katembat, 2 kotak permen tim pagoda, 1 buah selang, 1 gunting, 3 sim card, 1 micro sd 1 GB, 1 potongn kipet kaca bekas pakai, 4 buah HP, 1 buah dompet uang tunai Rp 4.618.000,00.

TKP kedua terdiri dari 2 kipet kaca sudah digunakan,1 bong dari botol redokson, 1 tutup botol merk kiranti dengan 2 lobang, 1 bungkus plastik clip, 1 buah korek api dan 1 botol warna oren dengan 2 lobang. |Cicuk Armanto|

back to top