Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Bikin komik itu soal perasaan

Bikin komik itu soal perasaan
Surabaya-KoPi| Simon Hureau, komikus asal Perancis berbagai pengalamannya mengenai menciptakan komik. Bertempat di perpustakaan Institute Fracais (IFI) Surabaya, Hureau menjabarkan hal penting yang harus dimiliki komikus.
 

"Yang paling utama soal imajinasi, karena komik adalah produk kreatif. Bagi saya menciptakan adalah soal feeling. Apa yang sedang saya rasakan, itulah yang saya tulis dan gambar dalam komik saya," ungkap Hureau.

Selama ini, Hureau merupakan salah satu dari sedikit komikus Perancis yang menciptakan karya tentang Indonesia. Beberapa graphic novel atau komik karyanya mengambil tema tentang Indonesia, seperti perjalanan atau pengalaman pribadinya selama mengelilingi Indonesia.

Tentu saja berbagai unsur khas Indonesia dimasukkan ke dalamnya. Misalnya rokok kretek, bajaj, kopi indonesia, suasana desa di Bali, pedagang kaki lima, angkringan, gerobak makanan, dan sebagainya.

Sambil bercengkerama dengan para peserta diskusi, Hureau menceritakan bagaimana pengalamannya berkeliling Indonesia dan memasukkan apa yang ia lihat ke dalam komik. Apa yang ia lihat di sekelilingnya difoto, lalu dibuat sketsa. Jika ia tak punya foto mengenai suasana Indonesia, ia mencarinya lewat kliping atau koran.

Karena itu, tak jarang Hureau menjadi tokoh utama di komik ciptaannya. Misalnya, di komik berjudul "Padang Galak", ia menceritakan pengalamannya berkeliling Bali. Hureau menggambarkan perasaannya selama petualangannya tersebut, mulai ketidaknyamanan, kecemasan, misteri dalam perjalanan, dan sebagainya.

Sebagai komikus, Hureau mengaku banyak tantangan yang harus dihadapinya. Sama seperti di Indonesia, di Perancis karir sebagai komikus masih dianggap tidak prospektif, meski industri komik di Perancis jauh lebih bagus dibandingkan Indonesia. Ia pun sering mengalami konflik pribadi, terutama soal finansial.

"Waktu kakek saya tahu saya jadi komikus, beliau betul-betul kaget dan khawatir. Sampai sekarang masih ada pikiran atau desakan dari orang terdekat saya untuk bekerja di tempat lain. Tapi setelah saya lihat kembali ke belakang, apa yg sudah saya capai sampai sekarang, it's worthed, jd saya tetap teruskan bekerja sebagai komikus," tukas Hureau.

back to top