Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Biar melambat, Bank Indonesia optimis ekonomi 2015 tetap positif

Biar melambat, Bank Indonesia optimis ekonomi 2015 tetap positif
Surabaya - KoPi | Perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini dinilai masih dalam batas wajar oleh Bank Indonesia. Sebaliknya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Benny Siswanto masih optimis dengan potensi ekonomi Jawa Timur.
 

Hal itu didukung fakta bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi Jatim masih di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Triwulan I 2015 ini pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur mencapai 5,2%, lebih rendah daripada triwulan IV 2014 sebesar 6,0%. Namun angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan nasional yang hanya tumbuh 4,7%.

"Sumber utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dari konsumsi rumah tangga dan masih mampu tumbuh sebesar 4,5%, meskipun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,8%," katanya di Surabaya (16/6).

Karenanya Benny yakin kinerja perekonomian di Jatim tahun 2015 masih bisa tumbuh positif dan tetap berada di atas level nasional, yaitu di kisaran 5,7%-6,1%. “Ini bisa terwujud dengan didorong peningkatan investasi dan konsumsi pemerintah sejalan dengan realisasi proyek-proyek infrastruktur,” tuturnya.

Menurut Benny pertumbuhan ekonomi Jawa Timur berhasil didorong dengan adanya peningkatan perdagangan dalam negeri. Ekspor antar pulau mampu mencatatkan angka sebesar Rp 24,9 triliun. "Kenaikan perdagangan dalam negeri ini mengkompensasi penurunan kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur yang hanya sebesar Rp 13,4 triliun," jelasnya.

back to top