Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

BI mendukung Bantuan Pangan Non Tunai untuk menekan inflansi

BI mendukung Bantuan Pangan Non Tunai untuk menekan inflansi

Jogja-KoPi│Bank Indonesia dukung Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai ganti Raskin/Rastra untuk menekan tingkat inflasi dan peredaran uang di Indonesia untuk menuju case less society, Rabu (8/2).

Kepala BI DIY, Budi Hanoto menilai Program BNPT sebagai ganti dari program Raskin dapat menjaga ketahanan pangan Indonesia serta menstabilkan harga sehingga masyarakat mampu membelinya. Tak hanya itu, menurutnya program ini juga menjadi pendukung dari Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang sedang dicanangkan oleh BI, sehingga mengarah pada case less society.

“Program ini secara tidak langsung mendukung Gerakan Nasional Non Tunai yang mengarah pada case less society, sehingga mampu menekan inflasi dan mengurangi peredaran uang yang ada di Indonesia “, jelasnya.

Selain itu, Budi Hanoto juga mengatakan bahwa program ini akan tetap sasaran, tersistem dan dapat dengan mudah untuk dimonitor. “Program ini akan tetap sasaran, tersistem, dan dapat dengan mudah dimonitor. Rumah Pangan Kita yang berfungsi sebagai tempat penukaran akan merambah ke desa, nanti akan lebih efektif, harga akan stabil. Selain itu, bisa saling cek, kapan kartu ditukarkan, kapan uang bantuan di saving”, jelasnya.

BI sebagai bank sentral Republik Indonesia berkomitmen mendukung dan ingin mensukseskan program ini. BI akan ikut serta dalam sosialisasi tidak hanya di Jogja namun ke Kulon Progo maupun ke Solo.

“Kami ingin mensukseskan program ini. Sosialisasi ini tidak akan berhenti di Jogja namun juga ke Kulonprogo dan Solo”, ujar Budi Hanoto.

back to top