Menu
Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Prev Next

Besok Senin, Kabinet Jokowi dilantik

Besok Senin, Kabinet Jokowi dilantik

Jakarta-KoPi. Pada Ahad ini (26/10) menurut Andi Widjajanto mantan tim Tim Transisi Jokowi akan mengumumkan susunan kabinetnya.

"Kemungkinan perkenalan anggota kabinet pada Minggu sore pukul 16.00 di Istana Merdeka dan Istana Negara". Jelas Andi.

Selanjutnya, Presiden Jokowi akan melantik kabinet yang baru tersusun setelah proses uji rekam jejak, hari Senin nanti (27/10). Setelah proses cukup berat dan maraton, susunan kabinet telah siap bekerja untuk periode pemerintahan 2014-2019.

Sebelumnya pengumuman beberapa kali tertunda. Hal tersebut akibat beberapa kandidat menteri yang diberi label merah oleh KPK dan PPATK.

Masyarakat Indonesia telah menanti kabinet Jokowi agar segera bekerja menangani masalah nasional.*

 

E. Hermawan

 

back to top