Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

'Bersilaturahim' dengan Firaun

'Bersilaturahim' dengan Firaun

Jogjakarta-KoPi| Berbeda dari biasanya, kali ini pengunjung Islamic book fair lebih sering dipadati ruangan misterius yang terletak di belakang sekretariat. Ruangan ini ditutupi papan membentuk bujur sangkar. Akses masuk ruangan ini melalui pintu yang ditutupi gorden hitam. Pengunjung yang sering memasuki ruangan tersebut dari kalangan anak-anak yang didampingi orang tuanya.

Di dalam ruangan begitu kental nuansa hitam yang mencekam. Cahaya lampu menyala redup untuk memunculkan efek hening di dalamnya. Ruangan terbagi dua, pertama berupa ruang film dan kedua ruang pameran. Alurnya pegunjung memasuki ruangan pertama untuk menonton film, lalu memasuki ruangan pameran.

Begitulah kesan KoranOpini.com ketika memasuki ruangan misterius ‘Mummi Firaun dan Peninggalan Nabi Musa’. Setelah sebelumnya sukses memamerkan pedang pusaka peninggalan Nabi Muhammad, kini Islamic book fair mencoba menampilkan khazanah Islam dari kisah Nabi Musa.

Pameran ini menampilkan benda-benda replika peninggalan kisah Nabi Musa berupa Mummi Firaun, dua tongkat Firaun, anjing Firaun, tali-temali penyihir Firaun, dua buah kitab Taurat, patung dewa Firaun dan tongkat Nabi Musa.

Menurut pengelola pemeran, Juprianta pengunjung yang datang harus melihat film Nabi Musa dan Firaun. Film ini menceritakan kelahiran Nabi Musa, konflik dengan Firaun hingga peristiwa tenggelamnya Firaun di Laut Merah.

“Respon masyarakat bagus, tujuan dari pameran ini efektif untuk edukasi kepada anak-anak mengenalkan kisah Islam, pengunjung sendiri banyak dari kalangan anak-anak,” tutur Jupri pada acara Islamic book fair di GOR UNY pukul 15.30 WIB. |Winda Efanur FS|

back to top