Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Bersamanya, ibu-ibu rumah tangga juga bisa ikut selamatkan bumi

Bersamanya, ibu-ibu rumah tangga juga bisa ikut selamatkan bumi
Surabaya - KoPi | Salah satu permasalahan sampah yang terjadi di kota besar adalah buruknya manajemen sampah. Sampah hanya dikumpulkan di satu lokasi. Makin lama terjadi penumpukan volume sampah dan lahan penampungan semakin kecil. Upaya pengurangan volume dengan cara dihancurkan masih tidak ramah lingkungan, seperti dibakar, justru menimbulkan masalah lingkungan baru.
 "Limbah padat seperti plastik sampai saat menjadi pembahasan hangat dalam setiap pertemuan lingkungan hidup. Limbah ini tidak bisa diurai tanah sehingga selalu menjadi ancaman bagi lingkungan," kata Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita Provinsi Jawa Timur Fatma Saifullah Yusuf.

Karena itu, salah satu cara yang paling efektif untuk mengurangi volume sampah adalah memanfaatkannya. Sampah padat bisa dijadikan karya seni yang indah dan bernilai jual tinggi.

Hal itu terlihat dalam Pelatihan Pengolahan Limbah Plastik yang diadakan Badan Kerjasama Organisasi Wanita Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur (30/7). Berbagai kerajinan dari plastik bekas, mulai dari vas, bunga, topi, patung, hingga lukisan mozaik. Pelatihan ini bertujuan mengurangi volume sampah dan ikut menjaga lingkungan, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Fatma mengatakan, peluang usaha dari pengolahan limbah plastik dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat. "Saya sangat kagum melihat lampu hias, tempat perhiasan, lukisan mozaik, tirai, dan kerajinan lain yang dapat dihasilkan dari bekas botol plastik," ungkap Fatma.

Menurut istri Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf ini, ibu rumah tangga dapat berperan dalam menyelamatkan bumi dengan memilah sampah sejak dari tingkat rumah tangga. Cara ini dapat membantu mengurangi volume sampah secara efektif. 

Sampah yang sejak awal dipisahkan antara sampah organik dan sampah yang bisa didaur ulang akan memudahkan pemulung untuk memilah dan menyetorkannya pada pusat daur ulang. Hal ini akan membantu mengurangi sampah yang menumpuk di TPA. Karenanya, Fatma mendorong agar ibu-ibu juga mulai memilah sampah sejak dari tingkat rumah tangga.

Fatma mengaku di rumahnya ia sudah melakukan pemilahan sampah sesuai dengan kategorinya. "Kalau tidak seperti itu kan kasihan pemulungnya, harus bongkar-bongkar tempat sampah," ujarnya.

back to top