Menu
Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Prev Next

Beredar WA, Lulung dan Taufik panik dilaporkan Ahok ke KPK

Beredar WA, Lulung dan Taufik panik dilaporkan Ahok ke KPK

KoPi| Sebuah chatting antara Lulung Lunggana (Waket DPRD DKI Jakarta asal PPP) dan Mohamad Taufik (Waket DPRD DKI asal Gerindra) bocor di masyarakat. Perbincangan itu menunjukkan kepanikan para wakil rakyat yang mulia tersebut karena Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubenur DKI Jakarta melaporkan ke KPK 27 Februari 2015.

Seperti dirilis pelbagai media massa, Ahok akhirnya melaporkan oknum DPRD DKI Jakarta atas dugaan mark up anggaran atau disebut sebagai dana siluman dalam pengajuan anggaran 2015 sebensar Rp. 12,1 trilyun.
perbincangan antara Lulung dan Mohamad Taufik sebagai berikut:

Lulung: 'Ini begimane ceritanye sih? Kok si gila udeh lapor KPK aje bos? Bisa gawat nih kita' 

Taufik: 'Iya ji, makanya ane kan udeh bilang sm ente, kita ancem dulu aja dia, bukan langsung angket aja kyk gini. ngamuk dia jadinya.'

 

back to top