Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

‘Berdirilah!’ bila ingin awet muda

‘Berdirilah!’ bila ingin awet muda

Swedia-KoPi, Cara terbaik agar awet muda bukan lah olahraga. Profesor Mai-Lis Hellenius, dari Karolinska University Hospital di Stockholm, Swedia, mengatakan bahwa berdiri adalah mekanisme paling baik untuk tidak menjadi tua.

Dia menemukan bahwa menghabiskan waktu dengan berdiri di atas kaki kita bisa melindungi DNA, sedangkan sering duduk bisa memperpendek telemore, penutup pelindung yang ada di ujung chromosome.

Telemore yang pendek berkaitan dengan penuaan dini, penyakit dan kematian dini, Telegraph UK melaporkan.

“Ada pertimbangan yang terus tumbuh bahwa tidak aktivitas fisik yang kurang tapi duduk dan perilaku yang menetap adalah ancaman kesehatan yang baru dan serius dalam waktu kita,” ujar Hellenius.

“Kami punya hipotesis bahwa mengurangi duduk berjam-jam lebih penting  dari pada meningkatkan waktu olahra, khususnya bagi orang yang sudah tua,” tambahnya.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, yang menyampaikan bahwa walaupun orang yang sering olahraga lebih sehat, faktor yang paling pentingg adalah seberapa banyak waktu mereka duduk.

Peneliti menemukan bahwa sedikit duduk, memperpanjang telemore dan bisa memperpanjang umur.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top