Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

‘Berdirilah!’ bila ingin awet muda

‘Berdirilah!’ bila ingin awet muda

Swedia-KoPi, Cara terbaik agar awet muda bukan lah olahraga. Profesor Mai-Lis Hellenius, dari Karolinska University Hospital di Stockholm, Swedia, mengatakan bahwa berdiri adalah mekanisme paling baik untuk tidak menjadi tua.

Dia menemukan bahwa menghabiskan waktu dengan berdiri di atas kaki kita bisa melindungi DNA, sedangkan sering duduk bisa memperpendek telemore, penutup pelindung yang ada di ujung chromosome.

Telemore yang pendek berkaitan dengan penuaan dini, penyakit dan kematian dini, Telegraph UK melaporkan.

“Ada pertimbangan yang terus tumbuh bahwa tidak aktivitas fisik yang kurang tapi duduk dan perilaku yang menetap adalah ancaman kesehatan yang baru dan serius dalam waktu kita,” ujar Hellenius.

“Kami punya hipotesis bahwa mengurangi duduk berjam-jam lebih penting  dari pada meningkatkan waktu olahra, khususnya bagi orang yang sudah tua,” tambahnya.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, yang menyampaikan bahwa walaupun orang yang sering olahraga lebih sehat, faktor yang paling pentingg adalah seberapa banyak waktu mereka duduk.

Peneliti menemukan bahwa sedikit duduk, memperpanjang telemore dan bisa memperpanjang umur.


(Fahrurrazi)
Sumber: News.com.au

back to top