Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Berburu buka puasa ala PPT

Berburu buka puasa ala PPT
Surabaya - KoPi | Berbuka puasa tidak lagi identik dengan makan di rumah. Dengan padatnya kesibukan masyarakat saat ini, berbuka di jalan menjadi alternatif. Mereka yang masih berada di tengah jalan saat adzan Maghrib berkumandang punya berbagai pilihan. Dari pedagang kaki lima, rumah makan di pinggir jalan, mall, hingga masjid.
 

Ya, kini masjid juga menjadi tujuan favorit untuk berbuka puasa. Mulai awal hingga akhir bulan Ramadhan, hampir seluruh masjid di Surabaya mengadakan buka bersama. Bahkan, ada istilah khusus bagi mereka yang sengaja berbuka puasa di masjid, yaitu PPT alias Para Pencari Takjil. Istilah itu merupakan plesetan dari judul sebuah sinetron yang tayang tiap bulan Ramadhan.

Di Masjid Baitul Falah, Ngagel, misalnya. Takmir masjid tersebut setiap hari menyediakan kurang lebih 200 nasi untuk jamaah yang sholat di sana. Bukan hanya nasi, para musafir yang sholat dan berbuka di masjid ini juga disuguhi jus buah sebagai takjil pembatal puasa.

"Di masjid ini lebih banyak didatangi musafir, karena warga Muslim di sini bukan mayoritas," tutur Hadi, takmir Masjid Baitul Falah. 

Suasana di masjid tersebut tengah ramai oleh musafir dan warga sekitar. Kebetulan saat itu Masjid Baitul Falah juga tengah mengadakan acara talkshow dengan sebuah radio swasta di Surabaya.

Salah satu pengunjung masjid Baitul Falah, Lia, mengatakan ia kebetulan sedang jalan-jalan bersama keluarganya. Perempuan dengan dua putri tersebut memutuskan berbuka di masjid karena adzan Maghrib telah berkumandang sebelum mereka sampai di rumah.

"Kebetulan tadi lagi jalan-jalan sama suami dan anak saya. Rumah saya di daerah Simo. Pas ada masjid di sini, jadi buka di sini," akunya.

Lain lagi cerita Fandi. Pria yang berprofesi sebagai tenaga penjualan tersebut mengaku sering berbuka di masjid karena jarak kantor dan rumahnya cukup jauh.

"Kantor saya di daerah Gedangan mas, sedang rumah saya di Tambaksari. Jadi saya lebih sering buka di jalan," ceritanya.

back to top