Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Belum ada temuan peredaran PCC di sekolah Yogyakarta

Belum ada temuan peredaran PCC di sekolah Yogyakarta

Jogja-KoPi|Kapolresta Yogyakarta Tommy Wibisono menyampaikan belum ada temuan peredaran obat terlarang sejenis PCC di Yogyakarta. Ia mengungkapkan ,pihaknya sudah terjun dan menyisir lapangan di DIY begitu kasus PCC mencuat di Kendari beberapa waktu lalu.

"Begitu kasus PCC mencuat,saya bersama resimen Narkoba dan jajaran segera mengscan dan menyisir lapangan,alhamdulilah sampai sekarang belum ada temuan dan semoga di Yogyakarta tidak ada temuan," ujarnya saat dijumpai usai menemani Panglima TNI ziarah ke TMP Kusumanegara,Selasa (19/9).

Tommy menuturkan pengecekan lapangan ini meliputi semua tempat yang berpotensi menjadi jalur peredaran PCC. Saat pengecekan ,Ia pun menerjunkan intel dari kepolisian untuk mengawasi langsung anak -anak usia sekolah dari SMP hingga TK di Yogyakarta.

Alhasil pihaknya sampai saat ini belum menemukan siswa atau sekolah yang korban obat PCC seperti yang terjadi di Kendari. Sebagai bentuk pencegahan pihaknya juga mempelajari modus penyebaran PCC di Kendari unuk mencegah terjadi di DIY.

"Apalagi saat diekspos itu pcc memang sangat berbahaya,obat itupun ternyata sudah dilarang beberapa tahun belakangan,namun sayangnya anak-anak sekolah menjadi korban yang angat rawan pada kasus ini,"tuturnya.

Sebagai bentuk pencegahannya,Tommy pun menghimbau kepada masyarakat agar lebih memperhatikan lagi obat yang mereka konsumsi. Secara tegas,ia menekankan agar masyarakat tidak meminum sembarang obat tanpa resep dokter yang benar.

"Bahwa semua jenis obat apapun,tidak hanya PCC,jangan dikonsumsi tanpa resep dokter,Karena seperti PCC itu akan berdampak pada  kesehatan namun juga hukum,"ucapnya.

Sementara itu,berdasarkan keterangan dari BPOM, PCC yang ditemukan di Kendari merupakan obat keras. Kandungan PCC ini mirip dengan obat keras jenis Somadril dan sempat beredar luas di masyarakat. Namun demikia ,kedua Obat ini sudah ditarik oleh BPOM sejak Juli 2013 dan BPOM sampai saat ini masih melakukan pengawasan pada tempat penjualan obat terkait apakah obat ini masih beredar atau tidak.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top