Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Belanja di 31 pasar tradisional, dapat hadiah motor

Belanja di 31 pasar tradisional, dapat hadiah motor

Yogyakarta-KoPi, Paguyuban pedagang pasar dari 31 pasar tradisional bekerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta bermaksud melaksanakan kegiatan yang bernama “Gebyar Pasar Tradisional Kota Yogyakarta Tahun 2014” yang akan berlangsung dari tanggal 7 Juni sampai 7 Oktober 2014.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengangkat citra pasar dan meningkatkan jumlah pengunjung baik lokal maupun, nasional atau manca negara serta meningkatkan pendapatan pasar. Kemudian pembukaannnya akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juni di Lobby Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta, Pasar Beringharjo.

Kegiatan tersebut memang program tahunan, tapi berbeda dengan tahun sebelumnya. “Tahun ini, program promo pasar berhadiah menggunakan pola desentralisasi,” ujar Maryustion Tonang, Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Yogyakarta saat jumpa pers di Balaikota Yogyakarta (20/5).

Dengan pola tersebut, maka kegiatan tersebut dilaksanakan oleh seluruh pedagang pasar tradisional dari 31 pasar tradisional Kota Yogyakarta yang tergabung dalam 54 paguyuban pasar tradisional dengan 18 lurah pasar dan kepala UPT Pasar PASTY.

Dalam pelaksanaannya, pasar tersebut dibagi menjadi 8 zona dan setiap zona mempunyai kewenangan untuk memformat kegiatan masing sesuai kesepakatan bersama dari masing-masing zona, sehingga tentunya setiap zona, pelaksanaan “Gebyar Pasar Tradisional Kota Yogyakarta Tahun 2014 akan berbeda dari segi bentuk maupun waktunya.

Panitia telah menyiapkan sebanyak 12 juta kupon untuk kegiatan tersebut. Bagi pembeli di pasar tradisional berdasarkan jumlah total pembelian tertentu bisa mendapat kupon berhadiah. Untuk hadiah utama akan diundi di studio Jogja TV, sedangkan hadiah lainnya akan diundi di masing-masing zona. Kabarnya seperti tahun lalu, hadiah utamanya akan berupa motor.

Menurut Maryustion,pasar tradisional tidak akan lekang oleh zaman. Pasar tradisional memiliki keistemewaan yaitu terjadinya transaksi yang bersifat kekeluargaan, terjadi tawar menawar, sehingga terjadi hubungan emosional antara pembeli dan penjual. Selain itu, pasar tradisional merupakan penyelamat ekonomi secara nasioanal karena di pasar tradisional aktivitas ekonomi berjalan lancar tanpa hambatan, bahkan korbah PHK mencari nafkah di pasar tradisional.

Reporter: Fahrurrazi

back to top