Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

BAZNAS Kota Yogyakarta wajar tanpa pengecualian

BAZNAS Kota Yogyakarta wajar tanpa pengecualian

Yogyakarta-KoPi, Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mengucapkan selamat dan terima kasih kepada BAZNAS (Badan Zakat Nasional) Kota Yogyakarta yang diketuai oleh Titik Sulastri yang juga merupakan Sekda Kota Yogyakarta karena pengelolaan BAZNAS memperoleh opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) setelah diaudit oleh auditor akuntan publik.

Hal tersebut diucapkan ketika menyampaikan sambutan di acara “Tasyakkuran Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) Tahun 2013/1434 BAZNAS Kota Yogyakarta” yang diisi dengan tausiah oleh Drs. H. Jaja Jaelani MM, Direktur Pemberdayaan Zakat Kemenag RI di Ruang Utama Atas Balaikota Yogyakarta (5/6).

“Kami laporkan bahwa ZIS tahun 2013 mencapai Rp. 4.735.526.753. Alhamdulilahirabbal’alamin, pengelolaan zakat, infaq dan shadaqh tahun 2013/1434 dapat terlaksana dengan baik dan mengalami peningkatan 8% dari tahun sebelumnnya,” Titik bersyukur.

Menurutnya zakat, infaq dan shadaqah tersebut telah ditasharrufkan/didistribusikan untuk program pokok yakni: Yogya Taqwa sejumlah Rp. 2.183.980.000, Yogya Cerdas sejumlah Rp. 1.564.020.000, Yogya Sejahtera sejumlah Rp. 95.000.000 dan Yogya Peduli sejumlah Rp. 95.241.000.

Pengumpulan tersebut berasal dari zakat profesi pegawai pemerintah Kota Yogyakarta, BUMD, Pemerintah Kota Yogyakarta, Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Kantor Pertahanan Kota Yogyakarta, Badan Statistik Yogyakarta, Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara Yogyakarta, dan Muzakki atau Munfiq masyarakat.

Zakat memang adalah kewajiban setiap muslim. Zakat yang terkumpul hingga 4 milyar lebih itu hanya dari daerah Kota Yogyakarta saja. Tidak terbayangkan seandainya umat muslim se-Indonesia yang sadar untuk mengeluarkan zakat yang telah menjadi wajib dikeluarkan bagi mereka dikumpulkan dan disalurkan kepada yang berhak, mungkin tidak ada orang miskin lagi di Indonesia.

Oleh karena itu Walikota Yogyakarta berharap agar umat islam tertib mengeluarkan zakat dan berdo’a agar Allah selalu memberikan petunjuk bagi kita semua.


Reporter: Fahrurrazi

back to top