Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Bayangkan jika manusia lenyap dari muka bumi...

Bayangkan jika manusia lenyap dari muka bumi...
KoPi| Manusia telah menjadi makhluk paling berkuasa di planet ini. Tapi, pernah membayangkan apa yang terjadi apabila manusia lenyap dari permukaan bumi? Sebuah video di Youtube dapat menerangkannya secara ilmiah.
 

Sebuah channel ilmu pengetahuan di Youtube, AsapSCIENCE, membuat sebuah video ilustrasi tentang apa yang terjadi jika manusia menghilang sementara teknologi mereka masih utuh. Video tersebut menyebutkan dalam beberapa minggu listrik akan padan mkarena kehabisan bahan bakar. Hewan peliharaan dan ternak akan terkena imbasnya pertama kali. 

Tanpa ada manusia yang memberi makan, 1,5 miliar sapi, 1 miliar babi, dan 20 miliar ayam akan kabur dari kandangnya untuk mencari makan. Mereka akan kelaparan atau menjadi makanan bagi anjing dan kucing yang tidak lagi punya tuan. Namun, anjing dan kucing juga harus berkompetisi dengan sepupu jauh mereka, seperti serigala dan harimau.

Selain itu, hewan lain yang bergantung pada kehidupan manusia seperti kecoa dan tikus juga akan berkurang populasinya.

Gambaran mengenai gedung-gedung yang dirambati tanaman liar dan lumut memang benar adanya. Lebih parah, benda-benda dari besi jembatan, mobil, dan gedung akan berkarat dan hancur karena usia. 

Setelah beberapa ratus tahun, populasi hewan-hewan yang terancam punah di seluruh dunia akan kembali seperti pada saat manusia belum berevolusi. Namun AsapSCIENCE menyebutkan distribusi satwa tersebut mungkin akan berubah drastis. Hal itu karena banyak hewan yang berpindah dari habitat aslinya dan ditempatkan di kebun binatang atau taman safari. Bisa jadi akan ada populasi unta yang hidup di Australia, kawanan singa di Amerika Selatan, atau kuda nil hidup di sungai-sungai Asia.

Satu-satunya yang utuh dari peninggalan manusia adalah sampah-sampah plastik dan karet vulkanik. Sampah-sampah tersebut akan hanyut sampai ke laut dan setelah berribu-ribu tahun menjadi sedimen di dasar laut. Jika suatu saat ada peradaban alien dari luar angkasa yang menemukan planet bumi, mungkin mereka akan bertanya-tanya mengapa manusia begitu cinta pada plastik.| Sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=guh7i7tHeZk

back to top