Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Bayangkan jika manusia lenyap dari muka bumi...

Bayangkan jika manusia lenyap dari muka bumi...
KoPi| Manusia telah menjadi makhluk paling berkuasa di planet ini. Tapi, pernah membayangkan apa yang terjadi apabila manusia lenyap dari permukaan bumi? Sebuah video di Youtube dapat menerangkannya secara ilmiah.
 

Sebuah channel ilmu pengetahuan di Youtube, AsapSCIENCE, membuat sebuah video ilustrasi tentang apa yang terjadi jika manusia menghilang sementara teknologi mereka masih utuh. Video tersebut menyebutkan dalam beberapa minggu listrik akan padan mkarena kehabisan bahan bakar. Hewan peliharaan dan ternak akan terkena imbasnya pertama kali. 

Tanpa ada manusia yang memberi makan, 1,5 miliar sapi, 1 miliar babi, dan 20 miliar ayam akan kabur dari kandangnya untuk mencari makan. Mereka akan kelaparan atau menjadi makanan bagi anjing dan kucing yang tidak lagi punya tuan. Namun, anjing dan kucing juga harus berkompetisi dengan sepupu jauh mereka, seperti serigala dan harimau.

Selain itu, hewan lain yang bergantung pada kehidupan manusia seperti kecoa dan tikus juga akan berkurang populasinya.

Gambaran mengenai gedung-gedung yang dirambati tanaman liar dan lumut memang benar adanya. Lebih parah, benda-benda dari besi jembatan, mobil, dan gedung akan berkarat dan hancur karena usia. 

Setelah beberapa ratus tahun, populasi hewan-hewan yang terancam punah di seluruh dunia akan kembali seperti pada saat manusia belum berevolusi. Namun AsapSCIENCE menyebutkan distribusi satwa tersebut mungkin akan berubah drastis. Hal itu karena banyak hewan yang berpindah dari habitat aslinya dan ditempatkan di kebun binatang atau taman safari. Bisa jadi akan ada populasi unta yang hidup di Australia, kawanan singa di Amerika Selatan, atau kuda nil hidup di sungai-sungai Asia.

Satu-satunya yang utuh dari peninggalan manusia adalah sampah-sampah plastik dan karet vulkanik. Sampah-sampah tersebut akan hanyut sampai ke laut dan setelah berribu-ribu tahun menjadi sedimen di dasar laut. Jika suatu saat ada peradaban alien dari luar angkasa yang menemukan planet bumi, mungkin mereka akan bertanya-tanya mengapa manusia begitu cinta pada plastik.| Sumber video: https://www.youtube.com/watch?v=guh7i7tHeZk

back to top