Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Bawaslu DIY temukan pelanggaran pilkada di 3 kabupaten

Bawaslu DIY temukan pelanggaran pilkada di 3 kabupaten
Jogjakarta-KoPi| Bawaslu DIY menemukan pelanggaran menjelang pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015. Pelanggaran terjadi di tiga kabupaten pemilihan.
 
Pihak Bawaslu telah menindak pelanggaran Alat Peraga Kampanye non fasilitasi KPU DIY. Menurut Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib Pelanggaran APK di Kabupaten Bantul didominasi oleh poster. Pasangan calon 1 sebanyak 243 poster dan paslon 2 sebanyak 127 poster.
 
Hal serupa terjadi di Kabupaten Sleman, pelanggaran APK non fasilitasi didominasi poster. Paslon 1 sebanyak 503 poster dan paslon 2 sebanyak 202 poster.
 
Sementara pelanggaran APK di Kabupaten Gunungkidul didominasi oleh sticker. Paslon 1 sebanyak 1.326 temuan, paslon 2 sebanyak 384 sticker, paslon 3 sebanyak 225 sticker dan paslon 4 sebanyak 1640 sticker.
 
Potensi pelanggaran pilkada
 
Menurut Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri R. Werdiningsih potensi pelanggaran terjadi pada masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, rekapitulasi suara.
 
"Potensi pelanggaran sangat banyak di masa tenang ada black campaign, intimidasi dan kampanye terselubung," kata Sri saat konferensi pers di Kantor Bawaslu DIY pada tanggal 6 Desember 2015.
 
Sementara Ketua Bawaslu Muhammad Najib mewaspadai gencarnya money politics atau politi uang di masa tenang. "Waspada serangan fajar," kata Muhammad Najib.
 
Dari ketiga kabupaten, kabupaten Gunungkidul memiliki potensi paling besar terjadinya money politics.
 
"Kluster money politics cukup tinggi, yaitu 116 kasus karena kondisi masyarakat yang pragmatis dan miskin, ini sangat rentan," tambah Muhammad Najib. |Winda Efanur FS|
back to top