Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Bawaslu DIY temukan pelanggaran pilkada di 3 kabupaten

Bawaslu DIY temukan pelanggaran pilkada di 3 kabupaten
Jogjakarta-KoPi| Bawaslu DIY menemukan pelanggaran menjelang pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2015. Pelanggaran terjadi di tiga kabupaten pemilihan.
 
Pihak Bawaslu telah menindak pelanggaran Alat Peraga Kampanye non fasilitasi KPU DIY. Menurut Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib Pelanggaran APK di Kabupaten Bantul didominasi oleh poster. Pasangan calon 1 sebanyak 243 poster dan paslon 2 sebanyak 127 poster.
 
Hal serupa terjadi di Kabupaten Sleman, pelanggaran APK non fasilitasi didominasi poster. Paslon 1 sebanyak 503 poster dan paslon 2 sebanyak 202 poster.
 
Sementara pelanggaran APK di Kabupaten Gunungkidul didominasi oleh sticker. Paslon 1 sebanyak 1.326 temuan, paslon 2 sebanyak 384 sticker, paslon 3 sebanyak 225 sticker dan paslon 4 sebanyak 1640 sticker.
 
Potensi pelanggaran pilkada
 
Menurut Ketua Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY, Sri R. Werdiningsih potensi pelanggaran terjadi pada masa tenang, pemungutan dan penghitungan suara, rekapitulasi suara.
 
"Potensi pelanggaran sangat banyak di masa tenang ada black campaign, intimidasi dan kampanye terselubung," kata Sri saat konferensi pers di Kantor Bawaslu DIY pada tanggal 6 Desember 2015.
 
Sementara Ketua Bawaslu Muhammad Najib mewaspadai gencarnya money politics atau politi uang di masa tenang. "Waspada serangan fajar," kata Muhammad Najib.
 
Dari ketiga kabupaten, kabupaten Gunungkidul memiliki potensi paling besar terjadinya money politics.
 
"Kluster money politics cukup tinggi, yaitu 116 kasus karena kondisi masyarakat yang pragmatis dan miskin, ini sangat rentan," tambah Muhammad Najib. |Winda Efanur FS|
back to top