Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Basarnas utamakan keselamatan publik

Basarnas utamakan keselamatan publik
Jogja-KoPi|Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas akan memperioritaskan pelayanan publik dalam setiap pelaksanaan tugasnya.
 
Hal tersebut dicanangkan langsung oleh Direktur Operasi SAR Basarnas,Brigjend Marinir TNI Ivan Ahmad Rizka saat Rapat penyusunan standar pelayanan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan tahun 2017. Ia pun menjelaskan penyusunan ini diharapkan dapat memaksimalkan pelayanan Basarnas kepada masyarakat.
 
"Sekarang ini kita dituntut dalam membantu harus ada standarnya berdasarkan reformasi birokrasi saat ini, kita sekarang tidak melulu menolong saja, kita juga harus menerima kepuasan pelayanan publik juga ,"jelas nya setelah membuka rapat di Hotel Horison Ultima Riss, Senin (28/8).
 
Ivan menuturkan bahwa kepuasan publik ini dirasa penting untuk disusun Basarnas. Tujuannya adalah demi menghindari Stigma atau opini buruk saat Basarnas melaksanakan tugas penolongan dan pencarian.
Sebelumya ,Ivan mengakui bahwa pihaknya menerima keluhan ketidakpuasan saat basarnas melaksanakan tugasnya.
"Ketidak puasan masyarakat, seperti saat kita melakukan operasi kita melanggar dan merusak lahan masyarakat dengan penerjunan alat berat,atau ketidak puasan dari keluarga korban karena tidak berhasil menemukan anggota keluargnya yang hilang,"ucapnya.
 
Dengan mengundang Prakitisi universitas seperti dari UGM dan UPN, TNI,Polri ataupun relawan SAR pada rapat ini,ia berharap Basarnas mendapat masukkan lebih pada penyusunan peningkatan layanan publik Basarnas. 
 
Dampak dari masukkan penyusunan ini tentunya tidak hanya peningkatan pelayanan namun juga menghindari kebiasan Basarnas yang selalu mengikuti standar Operasi Prosedur pertolongan SAR saja.
 
"Kalau tidak ada penyusunan,kita hanya melakukan standar basarnas namun kita tidak tahu kepuasan pelayanandari masyarkat , sehingga bantuan  masukkan dari polri dan TNi, serta Akademisi ini dirasa sangat penting,"ujarnya.
 
Sementara itu,Inspektur badan pencarian dan pertolongan Basarnas ,Brigjend TNI Budi Nugroho menyampaikan rapat penyusunan standar pelayanan ini erat kaitannya dengan 8 area reformasi birokrasi perubahan seperti pengawasan,pelayanan publik, kepegawaian dan Birokrasi.
 
"Karena semakin mendekati waktu saat ini, hasilnya diharapkan semakin baik dan nantinya kita akan dicek oleh kemenpan rb, agar nanti dapat dievaluasi kerja kami dan diumumkan tiap tahunnya,sehingga setiap tahunnya kami melakukan rapat penyusunan pelayanan semacam ini,"tandasnya
 
Rapat penyusuan tahun ini digelar di Yogyakarta selama 3 hari dari tanggal 28-30 Agustus 2017 dan diikuti puluhan anggota Basarnas di Seluruh Indonesia.|Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top