Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Inggris-KoPi| Korban banjir mengecam Perdana Menteri David Cameron karena dianggap gagal melindungi masyarakat dari bencana.

Banjir terjadi di wilayah Inggris selama dua . Banjir terjadi karena hujan deras kemarin malam. Sementara penghalang banjir tidak berfungsi baik, hingga air bah menerobos pemukiman kota. Kini para korban banjir mengungsi di tempat yang aman.

Cameron mengatakan pemerintah berkomitmen akan mengatasi bencana banjir. “Kami akan melakukan segala hal untuk membantu orang-orang,” kata Cameron.

Salah seorang warga, Jonathan Lee (25) mengeluhkan ketidaksiapsiagaan pemerintah menangani banjir. “Pertahanan banjir masih kurang. Jelas mereka (pemerintah) tidak bekerja,”kritik Lee.

Selain itu Stuart Osmond menulis kritikan di Twitter: "Kita bicara tentang kehidupan masyarakat. Memberikan lebih banyak uang untuk pertahanan banjir."

Pemerintah telah menganggarkan dana bencana £ 2.4 miliar untuk lima tahun ke depan. Namun dalam perjalannya ditekan menjadi £ $ 5,8 juta. Dana tersebut guna antisipasi perubahan iklim di luar negeri.

Menteri Luar Negeri Buruh Hilary Benn - MP mengatakan Kebutuhan untuk meningkatkan pertahanan banjir meningkat sangat karena iklim berubah. |thesun.co.uk|Winda Efanur FS|

back to top