Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Inggris-KoPi| Korban banjir mengecam Perdana Menteri David Cameron karena dianggap gagal melindungi masyarakat dari bencana.

Banjir terjadi di wilayah Inggris selama dua . Banjir terjadi karena hujan deras kemarin malam. Sementara penghalang banjir tidak berfungsi baik, hingga air bah menerobos pemukiman kota. Kini para korban banjir mengungsi di tempat yang aman.

Cameron mengatakan pemerintah berkomitmen akan mengatasi bencana banjir. “Kami akan melakukan segala hal untuk membantu orang-orang,” kata Cameron.

Salah seorang warga, Jonathan Lee (25) mengeluhkan ketidaksiapsiagaan pemerintah menangani banjir. “Pertahanan banjir masih kurang. Jelas mereka (pemerintah) tidak bekerja,”kritik Lee.

Selain itu Stuart Osmond menulis kritikan di Twitter: "Kita bicara tentang kehidupan masyarakat. Memberikan lebih banyak uang untuk pertahanan banjir."

Pemerintah telah menganggarkan dana bencana £ 2.4 miliar untuk lima tahun ke depan. Namun dalam perjalannya ditekan menjadi £ $ 5,8 juta. Dana tersebut guna antisipasi perubahan iklim di luar negeri.

Menteri Luar Negeri Buruh Hilary Benn - MP mengatakan Kebutuhan untuk meningkatkan pertahanan banjir meningkat sangat karena iklim berubah. |thesun.co.uk|Winda Efanur FS|

back to top