Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Inggris-KoPi| Korban banjir mengecam Perdana Menteri David Cameron karena dianggap gagal melindungi masyarakat dari bencana.

Banjir terjadi di wilayah Inggris selama dua . Banjir terjadi karena hujan deras kemarin malam. Sementara penghalang banjir tidak berfungsi baik, hingga air bah menerobos pemukiman kota. Kini para korban banjir mengungsi di tempat yang aman.

Cameron mengatakan pemerintah berkomitmen akan mengatasi bencana banjir. “Kami akan melakukan segala hal untuk membantu orang-orang,” kata Cameron.

Salah seorang warga, Jonathan Lee (25) mengeluhkan ketidaksiapsiagaan pemerintah menangani banjir. “Pertahanan banjir masih kurang. Jelas mereka (pemerintah) tidak bekerja,”kritik Lee.

Selain itu Stuart Osmond menulis kritikan di Twitter: "Kita bicara tentang kehidupan masyarakat. Memberikan lebih banyak uang untuk pertahanan banjir."

Pemerintah telah menganggarkan dana bencana £ 2.4 miliar untuk lima tahun ke depan. Namun dalam perjalannya ditekan menjadi £ $ 5,8 juta. Dana tersebut guna antisipasi perubahan iklim di luar negeri.

Menteri Luar Negeri Buruh Hilary Benn - MP mengatakan Kebutuhan untuk meningkatkan pertahanan banjir meningkat sangat karena iklim berubah. |thesun.co.uk|Winda Efanur FS|

back to top