Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Banjir Inggris, korban salahkan PM Cameron

Inggris-KoPi| Korban banjir mengecam Perdana Menteri David Cameron karena dianggap gagal melindungi masyarakat dari bencana.

Banjir terjadi di wilayah Inggris selama dua . Banjir terjadi karena hujan deras kemarin malam. Sementara penghalang banjir tidak berfungsi baik, hingga air bah menerobos pemukiman kota. Kini para korban banjir mengungsi di tempat yang aman.

Cameron mengatakan pemerintah berkomitmen akan mengatasi bencana banjir. “Kami akan melakukan segala hal untuk membantu orang-orang,” kata Cameron.

Salah seorang warga, Jonathan Lee (25) mengeluhkan ketidaksiapsiagaan pemerintah menangani banjir. “Pertahanan banjir masih kurang. Jelas mereka (pemerintah) tidak bekerja,”kritik Lee.

Selain itu Stuart Osmond menulis kritikan di Twitter: "Kita bicara tentang kehidupan masyarakat. Memberikan lebih banyak uang untuk pertahanan banjir."

Pemerintah telah menganggarkan dana bencana £ 2.4 miliar untuk lima tahun ke depan. Namun dalam perjalannya ditekan menjadi £ $ 5,8 juta. Dana tersebut guna antisipasi perubahan iklim di luar negeri.

Menteri Luar Negeri Buruh Hilary Benn - MP mengatakan Kebutuhan untuk meningkatkan pertahanan banjir meningkat sangat karena iklim berubah. |thesun.co.uk|Winda Efanur FS|

back to top