Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Balotelli: Saya bukan anak-anak lagi

Mario Balotelli. (foto: Getty Images) Mario Balotelli. (foto: Getty Images)
KoPi| Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Mario Balotelli. Striker timnas Italia itu menyatakan telah “hidup seperti seorang laki-laki” dan “bukan anak-anak lagi” setelah mengakhiri penderitaan bersama Liverpool dengan kembali ke AC Milan dengan status pinjaman.

Balotelli secara resmi kembali ke mantan klubnya, Kamis (27/8). Padahal ia baru bergabung Liverpool dari San Siro musim panas lalu.

“Itu semua terjadi begitu cepat,” katanya kepada La Gazzetta dello Sport. “(Agen Mino) Raiola mengatakan kepada saya pada hari Sabtu.

“Saya tahu saya akan menemukan tim lain karena saya belum selesai. Tapi saya berterima kasih kepada Milan, karena untuk mengatakan yang sebenarnya, saya tidak berharap mereka membawa saya kembali. Kata setuju dari  (Silvio) Berlusconi adalah kejutan besar.”

Balotelli mengaku permainannya tidak cocok dengan gaya manajer Liverpool Brendan Rodgers tetapi bertekad untuk membayar kepercayaan yang ditunjukkan dalam dirinya oleh bos Milan, Sinisa Mihajlovic.

“Dia ingin melihat saya untuk memahami jika saya memiliki motivasi yang benar,” tambah striker 25 tahun ini. “Dia mendengarkan saya. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya telah memahami kesalahan saya dan bahwa jika ia memberi saya kesempatan ini, saya tidak akan membiarkan dia turun.

“Saya punya utang besar kepadanya. Saya merasa seperti seseorang yang baru saja menempatkan bagian pertama dalam karir jelasnya. (Saya sudah) bermain dan hidup seperti anak laki-laki.

“Sekarang saya akan mengatakan saya hidup seperti seorang laki-laki. Saya tahu bahwa banyak orang tidak percaya pada comeback saya, tapi saya harus mencoba dan memiliki keyakinan bahwa saya bisa melakukannya.

“Saya punya janji untuk menjaga diri sendiri, keluarga saya, Milan, Mihajlovic, Raiola dan semua orang yang menginginkan yang terbaik bagi saya. Saya tahu bahwa saya tidak dapat membuat kesalahan lagi.

“Saya bukan anak-anak lagi. Saya sudah menyia-nyiakan terlalu banyak peluang,” terang Balotelli panjang lebar.

Well, menarik untuk kita nantikan apakah Balotelli akan benar-benar berubah, atau ia hanya akan kembali menjadi badut bagi media sepak bola. Kita tunggu saja aksinya. |Aditya Wicaksana WP|

back to top