Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Balotelli: Saya bukan anak-anak lagi

Mario Balotelli. (foto: Getty Images) Mario Balotelli. (foto: Getty Images)
KoPi| Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Mario Balotelli. Striker timnas Italia itu menyatakan telah “hidup seperti seorang laki-laki” dan “bukan anak-anak lagi” setelah mengakhiri penderitaan bersama Liverpool dengan kembali ke AC Milan dengan status pinjaman.

Balotelli secara resmi kembali ke mantan klubnya, Kamis (27/8). Padahal ia baru bergabung Liverpool dari San Siro musim panas lalu.

“Itu semua terjadi begitu cepat,” katanya kepada La Gazzetta dello Sport. “(Agen Mino) Raiola mengatakan kepada saya pada hari Sabtu.

“Saya tahu saya akan menemukan tim lain karena saya belum selesai. Tapi saya berterima kasih kepada Milan, karena untuk mengatakan yang sebenarnya, saya tidak berharap mereka membawa saya kembali. Kata setuju dari  (Silvio) Berlusconi adalah kejutan besar.”

Balotelli mengaku permainannya tidak cocok dengan gaya manajer Liverpool Brendan Rodgers tetapi bertekad untuk membayar kepercayaan yang ditunjukkan dalam dirinya oleh bos Milan, Sinisa Mihajlovic.

“Dia ingin melihat saya untuk memahami jika saya memiliki motivasi yang benar,” tambah striker 25 tahun ini. “Dia mendengarkan saya. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya telah memahami kesalahan saya dan bahwa jika ia memberi saya kesempatan ini, saya tidak akan membiarkan dia turun.

“Saya punya utang besar kepadanya. Saya merasa seperti seseorang yang baru saja menempatkan bagian pertama dalam karir jelasnya. (Saya sudah) bermain dan hidup seperti anak laki-laki.

“Sekarang saya akan mengatakan saya hidup seperti seorang laki-laki. Saya tahu bahwa banyak orang tidak percaya pada comeback saya, tapi saya harus mencoba dan memiliki keyakinan bahwa saya bisa melakukannya.

“Saya punya janji untuk menjaga diri sendiri, keluarga saya, Milan, Mihajlovic, Raiola dan semua orang yang menginginkan yang terbaik bagi saya. Saya tahu bahwa saya tidak dapat membuat kesalahan lagi.

“Saya bukan anak-anak lagi. Saya sudah menyia-nyiakan terlalu banyak peluang,” terang Balotelli panjang lebar.

Well, menarik untuk kita nantikan apakah Balotelli akan benar-benar berubah, atau ia hanya akan kembali menjadi badut bagi media sepak bola. Kita tunggu saja aksinya. |Aditya Wicaksana WP|

back to top