Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Balotelli diminati klub Serie C Italia

Mario Balotelli. (foto: Getty Images) Mario Balotelli. (foto: Getty Images)
KoPi | Masa depan striker Liverpool, Mario Balotelli semakin tidak jelas setelah The Reds berhasil mendapatkan Christian Benteke, Danny Ings dan Roberto Firmino untuk memperkuat lini depan di bursa transfer musim panas ini.

Lebih lanjut, Liverpool masih memiliki Daniel Sturridge, Divock Origi, Rickie Lambert, Fabio Borini dan Jerome Sinclair yang membuat Balotelli akan kesulitan menembus tim utama.

Mantan pemain Manchester Cty ini dibeli 16 juta pounds oleh Liverpool dari AC Milan musim panas lalu. Ia dilabeli sebagai pemain gagal karena striker asal Italia ini ‘hanya’ mencetak satu gol di Premier League.

Perilaku buruknya baik di dalam maupun luar lapangan kerap memenuhi media olahraga sehingga melabeli dia sebagai bad boy dan membuat fans benci padanya. Semakin runyam lagi, keinginan pemain yang akrab dipanggil Balo itu untuk hengkang tidak terealisasi lantaran tak ada klub yang mengincarnya.

Namun, baru-baru ini klub asal Italia, Lupa Castelli berminat pada Balo. Terdengar asing? Klub ini memang kurang populer karena baru berdiri pada 2013 dan kini berkompetisi di Lega Pro (Serie C) yang merupakan kompetisi kasta ketiga Italia setelah Serie A dan Serie B.

Presiden kehormatan Lupa Castelli, Marco Amelia, menegaskan bahwa mereka sangat berminat untuk memulangkan Balo ke Italia.

“Tujuan kami adalah untuk membawa teman kita, Balotelli pulang (ke Italia). Pemain yang saat ini perlu mulai dari awal karena kita melihat bahwa dia tidak ingin bermain lagi dan tidak lagi mampu menunjukkan kualitasnya,” kata Amelia pada Sky Sport.

“Untuk Balotelli, ini bisa menjadi langkah pertama menuju membersihkan perilaku. Saya akan mencoba untuk memanggil Balotelli. Pada sudut pandang ekonomi, kita akan melihat apa yang terjadi. Saya berpikir pada saat ini Mario harus menemukan kehendak yang dia butuhkan untuk bersaing,” imbuh Amelia.

Lega Pro sebenarnya bukanlah kompetisi yang asing bagi Balotelli karena ia pernah bermain di kompetisi itu saat masih berseragam Lumezzane, sebelum akhirnya ke Inter Milan pada tahun 2007. | Aditya Wicaksana WP

back to top