Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Bahaya mempercantik diri

terselubung.in terselubung.in

Dengan merogoh kocek yang tidak sedikit paras, kuit, dan bentuk tubuh dari seorang perempuan dapat berubah total. Bahkan dalam waktu yang relatif singkat  penampilan fisik mereka seakan disulap bak putri cantik dalam sebuah kisah dongeng.

Saat ini bedah plastik dianggap menjadi hal yang normal dan sangat lumrah dilakukan masyarakat khususnya pada kaum perempuan. Mereka rela mengelurakan uang dengan jumlah yang terbilang fantastis. Ttidak hanya pelaku entertaiment saja yang melakukan hal  ini, tetapi masyarakat biasapun berbondong-bondong mendatangi rumah sakit dan klinik-klinik yang membuka praktik bedah plastik.

Sebagian orang yang memutuskan untuk melakukan hal ini beranggapan bahwa bedah pelastik merupakan salah satu cara untuk memperbaiki penampilan serta dapat meningkatkan popularitas dan karir mereka. Maka banyak dari mereka yang dengan sengaja mengubah bentuk wajah, payudara, perut, bahkan hingga warna kulit dan  rambut.

Untuk mendapatkan perubahan yang mereka inginkan tak jarang mereka harus berkali-kali masuk keruang operasi dengan menjalani berbagai jenis metode, dari mulai full face laser untuk menghilangkan kerutan dan bekas luka, lip implan yang berfungsi untuk menebalkan bibir, buccal fat pads removal yang merupakan operasi untuk pengangkatan kantung lemak pada pipi dan tulang pipi, liposuction atau yang biasa di sebut sedot lemak, hingga implan untuk memperbesar payudara dan bokong.

Setiap metode atau jenis bedah plastik yang dipilih tentulah memiliki banyak resiko yang harus diterima. Bila terdapat kesalahan pada saat operasi berlangsung maka resiko yang terjadi pasien akan mengalami cacat pada daerah tertentu sesuai pada bagian yang dibedah, bahkan tak jarang berujung pada kematian. Meskipun resiko terbesar bila terdapat kesalahan dalam operasi telah dengan sadar diketahui masyarakat, namun hal ini tidak membuat mereka merasa takut bahkan animo masyarakat untuk memiliki wajah dan tubuh yang cantik  justru semakin meningkat.

Animo masyarakat yang sangat tinggi ini dikarenakan banyak artis-arti K-pop luar negeri yang bermunculan dan tidak segan mengungkapkan tentang operasi yang mereka jalani, selain itu “Negeri Tirai Bambu” yang saat ini menjadi kiblat bedah pelastik juga menawarkan biaya yang empat kali lebih murah jika di bandingkan dengan negeri “Paman Sam” tentunya juga dengan hasil yang menakjubkan hal ini lah yang membuat banyak masyarakat berbondong-bondong ke korea selatan.

Tidak hanya perempuan yang tinggal di Korea selatan saja yang melakukan operasi di kota yang didalamnya bertebaran klinik-klinik bedah pelastik ini, kaum hawa dari berbagai penjuru dunia pun rela berduyun-duyun datang  meski harus menempuh jarak yang sangat jauh demi memuaskan keinginan mereka dalam memiliki penampilan fisik yang sempurna.

Ternyata mengubah penampilan dengan cara bedah plastik tidak hanya membawa kesenangan, dalam beberapa kejadian masyarakat yang melakukan operasi dalam mengubah wajahnya justru membuahkan masalah. Tak sedikit masyarakat yang terhalang di bandara untuk masuk ke daerah tertentu sepeti di Korea, banyak warga yang tertahan tidak bisa pulang ke kampung halamannya karena bentuk fisik yang tidak lagi sama dengan foto yang tertera pada passport mereka, selain itu ada juga beberapa kasus yang membuat seorang  dengan tega menceraikan pasangannya karena melahirkan anak yang jelek, tidak sesuai dengan penampilang kedua orang tuanya yang terlihat cantik dan tampan.

Berbagai “keajaiban” yang dilakukan di dunia medis melengkapi perkembangan serta kemajuan teknologi saat ini. Maka  tak sedikit masyarakat yang mengambil kesempatan di kemajuan teknologi ini untuk mengubah diri mereka agar tampil menjadi lebih sempurna. Jadi, kita sebagai manusia boleh saja melakukan tindakan bedah pelastik dengan mempergunakan kemajuan teknologi yang semakin canggih, akan tetapi hal ini jangan sampai membuat seseorang melanggar kodrat yang telah di tentukan tuhan, dengan cara melakukan bedah plastik yang sangat ekstrim hingga merubah organ genital.


back to top