Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Bagaimana cara rokok membunuh Anda?

Bagaimana cara rokok membunuh Anda?

KoPi|Rokok sangat berbahaya bagi jantung dan paru-paru. Kampanye anti rokok sudah digembar-gemborkan di berbagai tempat. Untuk melindungi perokok, puluhan kota dan negara telah melarang merokok di ruang publik.

Ketika Anda merokok ...
Ketika Anda menghirup asap rokok, partikel tar dan jelaga tetap di bagian dalam mulut dan kerongkongan lalu tertelan dan mereka masuk ke perut. Sisa partikel tar bisa disaring oleh paru-paru di mana tar tetap dan menumpuk dari waktu ke waktu. Nikotin mencapai otak untuk menghasilkan efek ringan di kepala dan efek kecanduan, sementara banyak racun yang mengendap di ginjal dan hati

"Baik melalui paru-paru atau perut, sebagian besar bahan kimia dari asap berakhir di aliran darah. Darah akan mengalir ke organ tubuh dan dapat menyebabkan kerusakan", kata Michael Gordon, Spesialis Ortopedi Hoag Institute di Irvine, California.
"Hal ini menyebabkan peradangan kronis dan kerusakan seluler dan perokok pasif umumnya mendapat dampak lebih buruk". Itu karena perokok biasanya bernapas melalui filter yang menghilangkan beberapa produk sampingan dari pembakaran tembakau. Sedangkan asap rokok yang dihirup perokok pasif benar-benar tanpa filter.

Kerusakan sel akan tersebar luas, terutama untuk perokok lama. "Pada tingkat sel, nikotin dan bahan kimia lainnya merusak DNA dan mengubah metabolisme sel," kata Gordon. Paru-paru dan saluran pernapasan serta saluran pencernaan bagian atas yang paling rentan, dan jaringan  itu jadi lebih mungkin untuk mengembangkan kanker.

"Merokok mengakibatkan kepadatan mineral tulang berkurang yang mengakibatkan osteoporosis hingga berujung risiko patah tulang," kata Gordon. Di dalam sel tulang reseptor kalsium akan rusak jadi kalium yang diserap akan berkurang. Tanpa kalsium, sel-sel tulang tidak bisa membangun kembali, dan mereka akhirnya melemah.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) diketahui merokok membuat tulang jadi lebih rapuh, dan dapat mempengaruhi gula darah. Penggunaan tembakau meningkatkan risiko diabetes tipe 2, dan diabetes yang merokok membutuhkan lebih banyak insulin dibandingkan mereka yang tidak merokok.

Merokok juga mencegah nutrisi yang memadai untuk mencapai kulit, yang menyebabkan warna tidak merata atau pucat. Selain itu, bahan kimia dalam rokok memecah kolagen dan elastin. Dua serat kunci dalam kulit yang sehat. Tanpa mereka, kulit akan mengendor dan keriput.

Meskipun merokok merusak bahkan dalam jumlah kecil, efek negatif akan menumpuk dari waktu ke waktu. "Semakin dini seorang individu terpapar asap rokok, semakin lama asap memiliki waktu untuk menciptakan efek yang merugikan," kata Gordon.
Jadi apa yang Gordon katakan pada  pasiennya yang merokok? "Satu-satunya pesan yang sesuai untuk perokok adalah bahwa ini adalah penyebab utama kematian yang dapat dicegah.

"Satu-satunya pengobatan yang efektif untuk penyakit yang disebabkan rokok, katanya, adalah untuk menghentikan merokok atau lebih baik lagi, untuk tidak pernah memulai. |foxnews.com|Ariffah UH|

back to top