Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Badai matahari, ciptakan aurora yang menawan

Badai matahari, ciptakan aurora yang menawan

Melbourne-KoPi| Fenomena spektakuler terjadi di Australia bagian selatan. pada  Selasa malam hingga Rabu pagi diterangi oleh Aurora Australis. Pasalnya terjadi pada peningkatan aktivitas flare matahari.

Wilayah Victoria, Tasmania dan bahkan sejauh utara New South Wales nampak warna-warna menghiasi langit. Suatu rahasia alam yang tersibak, aurora memenuhi langit. Langit dipenuhi warna merah, pink dan hijau muda.

Ahli cuaca matahari Matt Francis kepada Australian Broadcasting Corporation pada hari Rabu mengatakan letusan intensitas tinggi di permukaan matahari telah mengirimkan partikel surya ke bumi, yang telah dikombinasikan dengan medan magnet bumi menghasilkan cahaya menyilaukan.

"Kami memiliki beberapa kegiatan yang cukup spektakuler di dini (Rabu) pagi dan yang telah berlanjut melalui siang hari," katanya.

Biro Meteorologi Dr Richard Marshall mengatakan badai matahari yang terjadi di Tasmania, hasil dari siklus cuaca selama 11 tahun terakhir yang telah mencapai klimaksnya.

Sementara para fotografer begitu antusias menjepret fenomena aurora yang langka ini.

|xinhuanet.com|Winda Efanur FS|

back to top