Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Ayo cuci tangan!

Ayo cuci tangan!

KoPi, Organisasi kesehatan terbesar di dunia, WHO, merilis “scan tangan” jenis terbaru yang didesain untuk memperlihatkan efek-efek tak terlihat yang diakibatkan oleh pola kesehatan yang buruk.

Gambar hasil proses scan tersebut akan menampakkan jumlah bakteri jahat pada jari-jari tangan yang tidak dicuci setelah melakukan beberapa kegiatan seperti memotong ayam, memegang kain pencuci piring yang sudah sering dipakai atau setelah ke kamar kecil.


Untungnya, hasil scan tersebut juga dirilis bersamaan dengan gambar-gambar lain yang menunjukkan bagaimana mudahnya bakteri-bakteri tersebut dapat dihilangkan dengan mudah dengan cara mencuci tangan saja.


Publikasi kampanye ini bertepatan dengan Global Handwashing Day (Hari Mencuci Tangan Sedunia). Ini merupakan kampanye internasional yang bertujuan untuk menyampaikan pesan bahwa aksi mencuci tangan yang sangat sederhana dapat mengurangi penyebaran penyakit mematikan seperti E.coli dan Norovirus.


Penyebaran penyakit ini sangat mengancam kesehatan masyarakat dan mencuci tangan dengan sabun lebih efetif dan berfungsi dibanding dengan pemberian vaksin atau cara medis lainnya.


Dr. Paul Cosford, Pimpinan Health Protection at Public Health England (PHE), yang mendukung kampanye ini menyatakan:”Jika kita tidak mencuci tangan kita dengan baik, satu saja bakteri yang tertinggal, satu bakteri itu akan berkembang menjadi ratusan bahkan ribuan dalam waktu yang relatif singkat.”


(Ana Puspita)
Sumber: The Independent

 

back to top