Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Ayo cuci tangan!

Ayo cuci tangan!

KoPi, Organisasi kesehatan terbesar di dunia, WHO, merilis “scan tangan” jenis terbaru yang didesain untuk memperlihatkan efek-efek tak terlihat yang diakibatkan oleh pola kesehatan yang buruk.

Gambar hasil proses scan tersebut akan menampakkan jumlah bakteri jahat pada jari-jari tangan yang tidak dicuci setelah melakukan beberapa kegiatan seperti memotong ayam, memegang kain pencuci piring yang sudah sering dipakai atau setelah ke kamar kecil.


Untungnya, hasil scan tersebut juga dirilis bersamaan dengan gambar-gambar lain yang menunjukkan bagaimana mudahnya bakteri-bakteri tersebut dapat dihilangkan dengan mudah dengan cara mencuci tangan saja.


Publikasi kampanye ini bertepatan dengan Global Handwashing Day (Hari Mencuci Tangan Sedunia). Ini merupakan kampanye internasional yang bertujuan untuk menyampaikan pesan bahwa aksi mencuci tangan yang sangat sederhana dapat mengurangi penyebaran penyakit mematikan seperti E.coli dan Norovirus.


Penyebaran penyakit ini sangat mengancam kesehatan masyarakat dan mencuci tangan dengan sabun lebih efetif dan berfungsi dibanding dengan pemberian vaksin atau cara medis lainnya.


Dr. Paul Cosford, Pimpinan Health Protection at Public Health England (PHE), yang mendukung kampanye ini menyatakan:”Jika kita tidak mencuci tangan kita dengan baik, satu saja bakteri yang tertinggal, satu bakteri itu akan berkembang menjadi ratusan bahkan ribuan dalam waktu yang relatif singkat.”


(Ana Puspita)
Sumber: The Independent

 

back to top