Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Ayah milyader ini tukang sampah

Ayah milyader ini tukang sampah

KoPi| Richard Sherman seorang milyuner di Amerika Serikat memiliki ayah bermata satu dan masih bekerja sebagai pengumpul sampah. Ayah milyarder ini bernama Kevin Sherman, tidak ingin membebani anaknya yang kaya raya.

Kevin Sherman 51 tahun, sudah bekerja selama 26 tahun sebagai supir truk pembawa sampah di jalan-jalan Los Angeles. Kontrak jutaan dolar yang didapat anaknya tidak bisa mengubah itu. Kevin mengatakan ia masih bangun jam 3.45 pagi dan terkadang bekerja lembur karena ia tak ingin anaknya kuatir tentang dirinya.

"Anak saya pemain NFL, tapi saya tidak ingin anak saya merawat saya seumur hidupnya." Kata Kevin.

Anaknya Richard Sherman memiliki tabungan hingga 56 juta dolar karena dikontrak Super Bowl.

Kevin mengatakan ia ingin terus bekerja sampai ia pensiun. Orang-orang berkata, berhentilah bekerja dan biarkan anak Anda merawat Anda.

"Ya, tapi saya akan pensiun beberapa tahun lagi. Jadi mengapa saya mengacaukan pekerjaan saya sendiri.  Saya juga punya tagihan medis, mengapa anak saya yang harus membayar tagihannya. Ini tidak masuk akal bagi saya, karena saya bisa membayarnya sendiri.

Kevin Sherman kehilangan matanya dalam kecelakaan Gokart ketika berusia 14 tahun. Karena Sherman tidak mau bergantung dengan anaknya, tidak berarti dia tidak bangga dengan prestasi anaknya. Ia selalu mendukung anaknya ketika bertanding dan duduk paling depan.  |www.dailymail.com|

back to top