Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Awas! Penipuan kendaraan dengan modus baru di DIY

Awas! Penipuan kendaraan dengan modus baru di DIY

Jogjakarta–KoPi | Berhati – hatilah warga Jogja dan sekitarnya, baru – baru ini terjadi modus penipuan dengan modus undian berhadiah.

Berbeda dengan modus penipuan melalui sms, kali ini modus penipuan kendaraan bermotor berkedok seorang perempuan yang menawarkan iming – iming undian berhadiah. Biasanya, sebelum korban berpikir panjang pelaku yang diduga sindikat pembegalan, menawarkan diri dengan memaksa mengantarkan korban menuju tempat pengambilan hadiah.

Salah satu calon korban menceritakan kisahnya lolos dari modus penipuan di parkir mobil depan Taman Budaya Yogyakarta (TBY) baru berselang 6 Maret 2015. Nadin bercerita bahwa pelaku memaksa ingin menaiki kendaraan calon korban.

“Mbaknya bilang Ibu bisa ambil hadiah di Jl. Kaliurang KM bla bla bla.. tapi karena ibu pasti tidak tahu jadi saya akan antarkan Ibu. Saya bilang tidak mau tapi dia memaksa sampai ketika saya mau masuk mobil setengah badannya juga ikut masuk mobil saya”. Ungkap Nadin.

“Sampai akhirnya saya emosi lalu saya klakson terus menerus mobil saya, lalu saya teriak kepada si pelaku kalo saya anak polisi, jangan macam – macam sama saya. Gertak saya supaya dia takut”.

Sama dengan pengakuan Nadin, modus pencurian mobil dengan iming – iming mengantarkan korban menuju tempat pengambilan hadiah juga terjadi di daerah Pasar Ngasem Yogyakarta, namun korban berhasil menyelamatkan diri.

Bagi masyarakat Yogyakarta dihimbau untuk berhati – hati, karena menurut beberapa sumber modus penipuan seperti ini sedang marak dan beredar di tempat – tempat yang cukup ramai.|Wulan

back to top