Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Awas! Orang Indonesia lebih rentan mengalami kebutaan!

Awas! Orang Indonesia lebih rentan mengalami kebutaan!
Masyarakat Indonesia masih menganggap enteng masalah kesehatan mata. Padahal, sebagai penduduk daerah tropis, orang Indonesia rawan terkena kebutaan akibat katarak. Biasanya orang mengidentikkan katarak dengan penuaan. Namun, banyak yang belum mengetahui bahwa salah satu penyebab katarak adalah paparan sinar ultra-violet yang sangat intens.

Indonesia sebagai negara tropis tentu saja cenderung terkena radiasi UV lebih banyak dibanding negara lain.Selain itu, kondisi tanah Indonesia yang banyak mengandung kapur juga berpengaruh dalam mendorong terjadinya katarak.Katarak juga bisa timbul sebagai akibat dari diabetes, paparan asap rokok, dan obesitas.

“Penyebab kebutaan akibat katarak di Indonesia kurang lebih diakibatkan oleh kondisi geografis Indonesia sendiri. Sebagai negara tropis,masyarakat Indonesia banyak terpapar sinar UV,”ujar ahli bedah mata dr Erry Dewanto.

dr. Erry menyamakan kondisi mata yang terkena katarak sama dengan kaca jendela.Jika kaca terlalu sering terkena polusi dan paparan bahan kimia maka akan terjadi proses oksidasi, sehingga kaca menjadi lebih keruh. Hal yang sama juga terjadi pada mata. Akibat paparan UV dan kandungan kapur dalam air minum, lensa mata yang harusnya jernih menjadi lebih cepat keruh.

Karenanya dr Erry melihat usia penderita katarak di Indonesia semakin muda. Rata-rata usia 40 tahun sudah menderita katarak. “Hal itu terkait polusi yang ada. Makanan juga kena polusi air, minum juga terkontaminasi kapur, radikal bebas. Jadinya hal itu mempercepat degenerasi mata,” tukas dr. Erry.

Katarak adalah kondisi di mana terjadi pengkabutan pada lensa mata. Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Gejala awal katarak biasanya tidak terlihat, karena hanya sedikit mempengaruhi kemampuan melihat. Penderita biasanya merasa pandangannya sedikit kabur, seperti melihat melalui kaca buram. Penderita juga biasanya akan lebih sensitif pada cahaya matahari atau cahaya lampu, di mana cahaya tersebut akan terasa lebih menyilaukan.

Reporter: Amanullah Ginanjar Wicaksono

back to top