Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Awas! Ini bahaya kalau kurang tidur

Awas! Ini bahaya kalau kurang tidur

Jogjakarta-KoPi| Orang-orang yang memilki durasi tidur kurang dari enam jam memiliki kemungkinan risiko diabetes, penyakit jantung dan stroke. Sebuah studi di Korea menjelaskan faktor risiko dipicu oleh sindrom metabolik. Keadaan yang dipengaruhi gula darah tinggi, kolesterol tinggi, lemak ekstra di sekitar bagian tengah tubuh, tekanan darah tinggi dan kelebihan jumlah lemak dalam darah.

Peneliti, Dr Jang Young Kim dari Universitas Yonsei di Korea Selatan menghimbau kalangan remaja untuk mewaspadai timbulnya sindrom metabolik yang dapat menyebabkan mereka menderita penyakit kronis, tulisnya melalui email.

Tim Kim telah melakukan survei terhadap 2.600 orang dewasa selama lebih dari dua tahun. Mereka menemukan peserta yang tidur kurang dari enam jam tidur setiap hari, memiliki potensi terkena sindrom metabolik sebesar 41%, dibandingkan dengan orang yang tidur enam sampai delapan jam sehari.

Penelitian ini berdasarkan pengamatan dari dua survei gaya hidup yang mencakup pertanyaan tentang kebiasaan tidur. Survei diberikan sekali antara tahun 2005- 2008. Selama penelitian diharuskan menjalani pemeriksaan medis dan berbagi riwayat kesehatan mereka.

Setelah penelitian selama 2,6 tahun dengan sampel 560 peserta menunjukan 22% peserta terindikasi mengalami sindrom metabolik.

Pasalnya durasi tidur pendek meningkatakan peningkatan risiko gula darah tinggi dan kelebihan lemak perut sebesar 30 %, serta kemungkinan 56% terkena hipertensi, dibandingkan dengan mereka yang tidur lebih lama.
|foxnews.com|Winda Efanur FS|

back to top