Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

AWAS!! Ebola sudah sampai di AS

AWAS!! Ebola sudah sampai di AS
Dallas-KoPi- Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS telah mengkonfirmasi kasus pertama Ebola di Amerika Serikat. Pasien tak dikenal sedang dirawat di Rumah Sakit Kesehatan Presbyterian Texas di Dallas. Pasien segera ditempatkan dalam ruang isolasi setelah teridentifikasi Ebola. 

Dokter curiga riwayat perjalanan pasien telah memainkan peran dalam penyebaran Ebola dan kemungkinan pasien terkena Ebola sebelum tiba di Amerika Serikat. Meskipun kasus kemungkinan akan menyebabkan kekhawatiran bagi masyarakat AS tentang penyebaran Ebola di negara adidaya tersebut, masyarakat dihimbau agar tetap tenang. 

Para pejabat federal AS mengatakan mereka siap mengantisipasi Ebola. Memang benar kasus ebola sebelumnya tiga misionaris dan satu teknisi medis telah terjangkit Ebola ketika bekerja di Sierra Leone dan dievakuasi ke Amerika Serikat untuk pengobatan. 

Sekarang mereka semua berhasil pulih dari penyakit mematikan itu. Pasien keempat AS yang tidak pernah disebutkan namanya juga masih dirawat di Rumah Sakit Universitas Emory di Atlanta.

Irfan Ridlowi

Sumber: worldmag.com

 

back to top