Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Aturan pernikahan di Saudi semakin berat

Aturan pernikahan di Saudi semakin berat

Saudi-KoPi- Para lelaki Saudi yang ingin menikahi perempuan asing sekarang menghadapi aturan yang lebih berat.
Sebuah berita di Makkah yang mengutip Direktur Polisi Assaf al-Qurashi mengatakan bahwa laki-laki Saudi yang ingin menikahi wanita asing harus mendapatkan izin dari pemerintah dan mengumpulkan surat pengajuan pernikahan.

Yang menjadi pertanyaan, pemerintah Saudi mengatakan bahwa laki-laki Saudi dilarang menikah dengan perempuan yang berasal dari Pakistan, Bangladesh, Chad dan Myanmar.

Menurut sebuah laporan, ada sekitar 500,000 perempuan berasal dari keempat negara tersebut bertempat tinggal di Saudi.
Akhir-akhir ini juga, mengutip Tawfiq Al-Swailem, Kepala Saudi Charitable Society for Welfare of Saudi Families Abroad menyarankan agar pernikahan di Saudi dibuat lebih sederhana dengan mengurangi mas kawin yang luar biasa yang di cari oleh orang tua pengantin perempuan.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top