Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Aturan pernikahan di Saudi semakin berat

Aturan pernikahan di Saudi semakin berat

Saudi-KoPi- Para lelaki Saudi yang ingin menikahi perempuan asing sekarang menghadapi aturan yang lebih berat.
Sebuah berita di Makkah yang mengutip Direktur Polisi Assaf al-Qurashi mengatakan bahwa laki-laki Saudi yang ingin menikahi wanita asing harus mendapatkan izin dari pemerintah dan mengumpulkan surat pengajuan pernikahan.

Yang menjadi pertanyaan, pemerintah Saudi mengatakan bahwa laki-laki Saudi dilarang menikah dengan perempuan yang berasal dari Pakistan, Bangladesh, Chad dan Myanmar.

Menurut sebuah laporan, ada sekitar 500,000 perempuan berasal dari keempat negara tersebut bertempat tinggal di Saudi.
Akhir-akhir ini juga, mengutip Tawfiq Al-Swailem, Kepala Saudi Charitable Society for Welfare of Saudi Families Abroad menyarankan agar pernikahan di Saudi dibuat lebih sederhana dengan mengurangi mas kawin yang luar biasa yang di cari oleh orang tua pengantin perempuan.


(Fahrurrazi)
Sumber: Al-Arabiya News

back to top