Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Atasi virus Mers, Saudi dirikan pusat kesehatan

Atasi virus Mers, Saudi dirikan pusat kesehatan

Riyadh-KoPi, Arab Saudi telah menetapkan tiga pusat khusus untuk menangani kasus-kasus penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrome), infeksi coronavirus, sebuah penyakit yang menyerang pernapasan, karema korban meninggal telah meningkat menjadi 94 di antara total 323 kasus terinfeksi, Kementerian Kesehatan yang mengatakan Sabtu (27/4).

Tiga pusat tersebut bertempat di Kompleks Medis Raja Abdullah di Jeddah, Rumah Sakit Mohammed bin Abdulaziz di Riyadh dan Kompleks Medis Dammam di wilayah timur.

 

Ketiga kompleks memiliki 146 tempat tidur perawatan intensif, yang semuanya dilengkapi dengan ruang isolasi dengan peralatan medis terbaru dan laboratorium, kemudian klinik pasien rawat jalan. Pusat kesehatan yang lain yang serupa juga akan diumumkan kemudian hari di daerah lainnya di Saudi.

 

"Langkah ini datang sebagai bagian dari rencana darurat yang bertujuan untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Sejumlah prosedur preventif dan kuratif medis akan diambil," kata Menteri Kesehatan Adel bin Muhammad Faqih. Dia meyakinkan bahwa kementerian sedang mempelajari semua kemungkinan opsi untuk mengatasi tantangan tersebut.

 

Sementara kementerian mengatakan bahwa sepuluh kasus baru dikonfirmasi pada hari Sabtu, termasuk satu orang meninggal dalam 24 jam terakhir. Dari kasus baru, satu adalah tanpa gejala, tiga menerima perawatan dan lima kasus di ICU.

 

(Fahrurrazi)

Sumber: Xinhuanet

back to top