Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Astronom: Pada bulan Maret ada asteroid 'menabrak bumi'

Astronom: Pada bulan Maret ada asteroid 'menabrak bumi'

KoPi| Sebuah asteroid kemungkinan akan melintasi bumi bulan depan. Pakar astronomi memperkirakan kini jarak asteroid ini terhadap bumi sekitar 11.000 mil.

Jarak tersebut hampir sama dengan jarak 12 kali bulan dengan bumi. Asteroid yang dinamakan 2013 TX68 memiliki ukuran yang kecil. Dengan diameter sekitar 100 kaki. Ukuran yang terbilang besar untuk dampak ledakan yang terjadi. Sebagai pembanding asteroid berdiameter 65 kaki pernah menghantam atmosfer Chelyabinsk wilayah Rusia tiga tahun yang lalu.

Para astronom memperkirakan asteroid 2013 TX68 akan memasuki atmosfer bumi, kekuatannya mungkin dua kali hantaman Chelyabinsk tiga tahun yang lalu. 

Sementara ilmuwan NASA untuk NEO Studies di laboratorium Pasadena, California, menjelaskan asteroid 2013 TX58 tidak berdampak pada bumi. meskipun bulan depan akan sampai di atmosfer bumi. |metro.com.uk|Winda Efanur FS|

back to top