Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

AS-Korsel bahas peluncuran rudal tandingan Korut

Militer Amerika Serikat berlatih di wilayah Korea Utara Militer Amerika Serikat berlatih di wilayah Korea Utara

Washington-KoPi| Militer Amerika Serikat akan mengirim sistem pertahanan rudal canggih ke Korea Selatan secepatnya. Pengiriman rudal jauh ke Korea Selatan upaya mengkonter gerakan Korea Utara.

Amerika Serikat turut mengambil langkah antisipasi setelah Korea Utara meluncurkan roket jarak jauh pada hari Minggu (6/2). Saat ini para pejabat militer AS dan Korea Selatan tengah membahas sistem pertahanan Terminal High Altitude (THAAD) melawan Korea Utara.

Korea Utara sukses meluncurkan 'satelit' ke orbitnya pada Minggu (6/2). Aksi nekad Korea Utara sontak menggegerkan dunia internasional. PBB dan kekuatan dunia mendesak pemberian sanksi terhadap Korea Utara. Terkait pengembangan rudal balistik antar benua yang mengancam daratan Amerika serikat.

"Kami ingin melihat langkah ini secepat mungkin (THAAD). Saat ini kami melakukan konsultasi awal dengan Korea Selatan, dan kami berharap prosesnya lancar," kata juru bicara Pentagon, Peter Cook. 

Sistem THAAD Amerika dapat digunakan untuk menembak rudal anti-balistik ke langit dan berfungsi juga untuk menghancurkan rudal musuh, baik dari dalam maupun luar atmosfer. Sifat rudal-rudal pencegat tidak bermuatan peledak, pasalnya tidak bermuatan energi kinetik untuk menghancurkan target mereka.

Sementara China menentang peluncuran rudal tersebut karena berdekatan dengan perbatasan. Agaknya Amerika Serikat kini mendekati Korea Selatan untuk peluncuran THAAD, mengingat respon lunak China terhadap nuklir Korea Utara. |Straitstimes.com| Winda Efanur FS|

back to top