Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

AS-Korsel bahas peluncuran rudal tandingan Korut

Militer Amerika Serikat berlatih di wilayah Korea Utara Militer Amerika Serikat berlatih di wilayah Korea Utara

Washington-KoPi| Militer Amerika Serikat akan mengirim sistem pertahanan rudal canggih ke Korea Selatan secepatnya. Pengiriman rudal jauh ke Korea Selatan upaya mengkonter gerakan Korea Utara.

Amerika Serikat turut mengambil langkah antisipasi setelah Korea Utara meluncurkan roket jarak jauh pada hari Minggu (6/2). Saat ini para pejabat militer AS dan Korea Selatan tengah membahas sistem pertahanan Terminal High Altitude (THAAD) melawan Korea Utara.

Korea Utara sukses meluncurkan 'satelit' ke orbitnya pada Minggu (6/2). Aksi nekad Korea Utara sontak menggegerkan dunia internasional. PBB dan kekuatan dunia mendesak pemberian sanksi terhadap Korea Utara. Terkait pengembangan rudal balistik antar benua yang mengancam daratan Amerika serikat.

"Kami ingin melihat langkah ini secepat mungkin (THAAD). Saat ini kami melakukan konsultasi awal dengan Korea Selatan, dan kami berharap prosesnya lancar," kata juru bicara Pentagon, Peter Cook. 

Sistem THAAD Amerika dapat digunakan untuk menembak rudal anti-balistik ke langit dan berfungsi juga untuk menghancurkan rudal musuh, baik dari dalam maupun luar atmosfer. Sifat rudal-rudal pencegat tidak bermuatan peledak, pasalnya tidak bermuatan energi kinetik untuk menghancurkan target mereka.

Sementara China menentang peluncuran rudal tersebut karena berdekatan dengan perbatasan. Agaknya Amerika Serikat kini mendekati Korea Selatan untuk peluncuran THAAD, mengingat respon lunak China terhadap nuklir Korea Utara. |Straitstimes.com| Winda Efanur FS|

back to top