Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

AS-Korsel bahas peluncuran rudal tandingan Korut

Militer Amerika Serikat berlatih di wilayah Korea Utara Militer Amerika Serikat berlatih di wilayah Korea Utara

Washington-KoPi| Militer Amerika Serikat akan mengirim sistem pertahanan rudal canggih ke Korea Selatan secepatnya. Pengiriman rudal jauh ke Korea Selatan upaya mengkonter gerakan Korea Utara.

Amerika Serikat turut mengambil langkah antisipasi setelah Korea Utara meluncurkan roket jarak jauh pada hari Minggu (6/2). Saat ini para pejabat militer AS dan Korea Selatan tengah membahas sistem pertahanan Terminal High Altitude (THAAD) melawan Korea Utara.

Korea Utara sukses meluncurkan 'satelit' ke orbitnya pada Minggu (6/2). Aksi nekad Korea Utara sontak menggegerkan dunia internasional. PBB dan kekuatan dunia mendesak pemberian sanksi terhadap Korea Utara. Terkait pengembangan rudal balistik antar benua yang mengancam daratan Amerika serikat.

"Kami ingin melihat langkah ini secepat mungkin (THAAD). Saat ini kami melakukan konsultasi awal dengan Korea Selatan, dan kami berharap prosesnya lancar," kata juru bicara Pentagon, Peter Cook. 

Sistem THAAD Amerika dapat digunakan untuk menembak rudal anti-balistik ke langit dan berfungsi juga untuk menghancurkan rudal musuh, baik dari dalam maupun luar atmosfer. Sifat rudal-rudal pencegat tidak bermuatan peledak, pasalnya tidak bermuatan energi kinetik untuk menghancurkan target mereka.

Sementara China menentang peluncuran rudal tersebut karena berdekatan dengan perbatasan. Agaknya Amerika Serikat kini mendekati Korea Selatan untuk peluncuran THAAD, mengingat respon lunak China terhadap nuklir Korea Utara. |Straitstimes.com| Winda Efanur FS|

back to top