Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Arkeolog yakini temukan makam jantung dan organ Sulaiman 'Ottoman'

Arkeolog yakini temukan makam jantung dan organ Sulaiman 'Ottoman'

Hungaria-KoPi| Ketika Sulaiman ‘Ottoman’ meninggal, jantung dan tubuhnya dimakamkan di lokasi yang terpisah. Tubuh dibalsem dibaringkan di masjid di Istanbul dan sisanya tersembunyi di sebuah lokasi rahasia.
Sekarang, para arkeolog percaya bahwa mereka telah menemukan makam jantung dan organ dari penguasa besar dari Kekaisaran Ottoman, Turki.

"Kami memiliki data, yang semua mengarah pada titik yang sama, penemuan ini bisa dipastikan, karena tidak ada tanda-tanda yang menunjuk ke arah lain," kata Kepala Departemen Politik Geografi, Regional dan Studi Pembangunan di Universitas Pecs di Hungaria Norbet Pap, pada presentasi temuan terbaru.

Pap menemukan jantung Sulaiman dari penggalian serta bukti-bukti sejarah lainnya. Namun Pap menjelaskan penggalian masih memerlukan konfirmasi, untuk kebenaran temuan.

Saat ini para Arkeolog percaya makam jantung berada tepat di tenda persinggahan di mana, Sulaiman meninggal pada 1566.

Tim menggunakan catatan sejarah untuk penemuan makam jantung. Prediksi terkuat makam berada di kebun anggur Desa Turbékpuszta.

"Menurut penduduk setempat, peninggalan Turki banyak berada di sini, dan mereka telah melaporkan banyak menemukan artefak era Ottoman,"kata Pap.

Proses Penggalian

Penggalian pertama tim arkeolog menemukan sebuah bangunan bata besar dengan dinding ubin batu.
Pusat ruangan itu sekitar 26 kaki dengan 26 kaki, dan ada parit digali melalui tengah oleh perampok di sekitar abad ke-17.

Namun, banyak elemen dekoratif yang utuh, beberapa di antaranya sangat mirip dengan yang ada di makam Sulaiman di masjid Istambul.

Meski tim arkeolog meyakini bekas pemukiman Ottoman dari Turbek, yang hancur di 1680-an sebagai makam jantung Sulaiman. "Namun, agar mampu menegaskan ini dengan 100 persen, akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan penggalian bangunan sekitar lokasi,"tambah Pap.

Setelah kematian ayahnya pada tahun 1520, Sulaiman naik tahta sebagai sultan kesepuluh Ottoman. Selama kepemerintahannya, Turki telah menaklukan wilayah Balkan, Timur Tengah dan Afrika Utara selama pemerintahannya 46 tahun.

Namun di ujung kekuasaannya kondisi kerajaan goyah, berlanjut hingga Sulaiman meninggal. Untuk mencegah pengalihan tahta oleh anaknya, Selim II beberapa pihak merahasiakan kematiannya. |dailymail.com|Winda Efanur FS|

back to top