Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Arkeolog Oxford temukan gua dan harta Ali Baba

Arkeolog Oxford temukan gua dan harta Ali Baba

Damaskus-KoPi| Tim arkeolog dari University of Oxford bekerja sama dengan Universitas Damaskus telah menemukan sebuah gua di wilayah barat daya Suriah dekat Damaskus yang berisi ribuan benda dari abad ke-13 dan diyakini peti harta karun Ben Ali Baba Khanji, seorang pedagang abad ke-13 yang ternyata merupakan tentara bayaran setelah tanahnya dijarah dan istrinya serta keluarganya tewas dalam serangan Mongol pada tahun 1260.

Kisah legendaris itu terlanjur lama dianggap sebagai kisah fikif dalam folklore rakyat Arab. Ali Baba diyakini sebagai salah satu pahlawan besar dalam sejarah Suriah. Ia adalah seorang pemimpin besar yang berjuang keras membela daerahnya selama puluhan tahun dari serangan bangsa Mongol dan mengusir mereka dari wilayahnya setelah tahun 1260 hingga wafatnya pada tahun 1289.

Penemuan ini juga diyakini sebagai sebuah penemuan arkeologis terbesar Suriah setelah 60 tahun. Para arkeolog menemukan bersama ribuan benda abad 13 yang diperkirakan bernilai ratusan juta dolar.

"Nilai temuan ini adalah tak ternilai" jelas arkeolog terkemuka, John Wellington. "Artefak ini akan memperkaya pemahaman kita tentang budaya daerah selama abad ke-13, periode ketidakpastian dan banyak yang telah hilang karena invasi Mongol, yang membawa kekacauan dan kehancuran ke daerah selama puluhan tahun." Kata Wellington.

Penggalian yang baru terancam oleh eksistensi ISIS dan hal ini mendorong para akademisi melakukan riset hanya selama 6 bulan dan mengamankan artefak serta wilayah dalam kondisi dirahasiakan untuk melindungi kerusakan hingga mereka bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.|worldnewsdailyreport

back to top