Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Arkeolog Oxford temukan gua dan harta Ali Baba

Arkeolog Oxford temukan gua dan harta Ali Baba

Damaskus-KoPi| Tim arkeolog dari University of Oxford bekerja sama dengan Universitas Damaskus telah menemukan sebuah gua di wilayah barat daya Suriah dekat Damaskus yang berisi ribuan benda dari abad ke-13 dan diyakini peti harta karun Ben Ali Baba Khanji, seorang pedagang abad ke-13 yang ternyata merupakan tentara bayaran setelah tanahnya dijarah dan istrinya serta keluarganya tewas dalam serangan Mongol pada tahun 1260.

Kisah legendaris itu terlanjur lama dianggap sebagai kisah fikif dalam folklore rakyat Arab. Ali Baba diyakini sebagai salah satu pahlawan besar dalam sejarah Suriah. Ia adalah seorang pemimpin besar yang berjuang keras membela daerahnya selama puluhan tahun dari serangan bangsa Mongol dan mengusir mereka dari wilayahnya setelah tahun 1260 hingga wafatnya pada tahun 1289.

Penemuan ini juga diyakini sebagai sebuah penemuan arkeologis terbesar Suriah setelah 60 tahun. Para arkeolog menemukan bersama ribuan benda abad 13 yang diperkirakan bernilai ratusan juta dolar.

"Nilai temuan ini adalah tak ternilai" jelas arkeolog terkemuka, John Wellington. "Artefak ini akan memperkaya pemahaman kita tentang budaya daerah selama abad ke-13, periode ketidakpastian dan banyak yang telah hilang karena invasi Mongol, yang membawa kekacauan dan kehancuran ke daerah selama puluhan tahun." Kata Wellington.

Penggalian yang baru terancam oleh eksistensi ISIS dan hal ini mendorong para akademisi melakukan riset hanya selama 6 bulan dan mengamankan artefak serta wilayah dalam kondisi dirahasiakan untuk melindungi kerusakan hingga mereka bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut.|worldnewsdailyreport

back to top