Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Forum APEC memanas karena sengketa laut Cina Selatan

Forum APEC memanas karena sengketa laut Cina Selatan

Manila-KoPi| Para pemimpin Asia-Pasifik berkumpul di Manila pekan ini menghadiri pertemuan Asia-Pacific Economic Cooperation dan (APEC). Pertemuan tahunan ini fokus pada kerjasama ekonomi dan pengembangan suasana kondusif untuk daerah kerjasama dan pertumbuhan.

Namun sayang, pertemuan APEC kali ini diwarnai dengan ketegangan antar anggota APEC. Ada kekhawatiran terhadap situasi ekonomi global. Bahkan pertarungan politik pun begitu kentara terjadi antar anggota.

Salah satu ketengangan dipicu oleh sengketa Laut Cina Selatan. Mengenai hal ini, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya akan membahas sengketa wilayah kedaulatan di Laut Cina Selatan di sela-sela pertemuan para pemimpin APEC (17/11).

Keadaan ini menjadi warning bagi anggota APEC, kemungkinan fokus pertemuan para pemimpin APEC akan menyimpang sekaligus membahayakan keberhasilan forum.

Untungnya, pemerintah Filipina memiliki pikiran yang jernih dan tidak akan menyeret persoalan Laut Cina Selatan ke dalam forum APEC.

Seperti namanya, APEC memiliki tradisi menghindari berbicara tentang isu-isu politik dan keamanan, seperti yang disetujui oleh anggotanya.

Forum APEC akan tetap diarahkan menyoal kemitraan ekonomi global di tingkat anggota APEC. Pada tahun lalu para pemimpin APEC 'di Beijing, peta jalan tertarik untuk membangun Free Trade Area of ​​Asia-Pasifik (FTAAP). Untuk mempromosikan produk antar kawasan regional. |Winda Efanur FS|

back to top