Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Antisipasi harga, Dinas imbau pedagang perbanyak produsen cabe

Antisipasi harga, Dinas imbau pedagang perbanyak produsen cabe

Jogjakarta-KoPi | Berdasarkan pantuan dari 31 pasar tradisional di kota Jogjakarta harga cabe mengalami sedikit kenaikan. Diakui oleh pengelola Dinas Pasar Beringharjo, Rudi Firdaus harga cabe termasuk yang paling labil dari bahan pokok lainnya.

Pihaknya rutin memantau harga-harga termasuk cabe dua kali sehari. Meski kenaikan tidak terlalu signifikan, namun Rudi menyayangkan kenaikan kali ini. Menurut Rudi naiknya harga cabe semakin memperburuk daya beli masyarakat setelah kenaikan barang pokok yang sudah terjadi.

“Kita cenderung prihatin dengan harga saat ini. Dari pengelola dinas kota hanya bisa menyajikan harga-harga hasil pemantauan tidak bisa mengendalikan harga,” tutur Rudi saat ditemui di kantor Pasar Beringharjo.

Rudi mengakui keterbatasan dari pihak dinas pasar, hingga dia menyarankan pedagang untuk lebih aktif menjalin kerjasama dengan banyak petai cabe. Upaya untuk membuat harga lebih kompetitif.


Selain itu dengan dengan memperbanyak produsen cabe upaya untuk mengantisipasi kelangkaan cabe. Pasalnya prediksi kekeringan akan panjang hingga Desembenr nanti.

Sementara kenaikan harga cabe berkisar antara Rp 5000. Kenaikan harga tertinggi pada cabe merah keriting yang mencapai angka Rp 50.000-Rp 55.000/ kg.

“Harga cabe rawit merah per kilo Rp 50.000, kalau Cabe merah keriting Rp 30.000, cabe merah kopong Rp 30.000,” tutur pedagang cabe pasar Beringharjo Warti (53).

Namun dengan ketidakstabilan harga cabe tidak mengkhawatirkan para pedagang. Menurut salah satu pedagang, Naning (60) kenaikan harga masih terbilang normal.

“Harganya ga merepotkan penjual, termasuk normal. Persediaan cukup aja. Ya Stabil harganya,” tutur Naning. |Winda Efanur FS|

back to top