Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Anniversary satu tahun Jokowi-JK, 'Kemana Jokowi'?

Anniversary satu tahun Jokowi-JK, 'Kemana Jokowi'?

Jogjakarta-KoPi| Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) UGM menggelar aksi damai di bunderan UGM pukul 16.30 WIB. Aksi ini bentuk ucapan selamat ulang tahun terhadap satu tahun kepemimpinan presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Massa aksi menyebut satu tahun anniversary Jokowi-JK sebagai 'Tahun Kemalangan'. Pasalnya selama satu tahun ini prestasi Nawacita Jokowi-JK buruk terhadap bangsa Indonesia.

Massa menuntut Jokowi untuk menghentikan politik pencitraan yang selama ini ditampilkan melalui media massa. Politik pencitraan yang mengaburkan persoalan keadaan Indonesia saat ini tidak baik.

"Jokowi sekarang ini sangat getol kemana-mana, pulang seolah-olah negeri ini sedang baik-baik saja, itu politik pencitraan, media mem-blow up yang baik dengan meninggalkan yang jelek," tutur Koordinator aksi Miftah Rinaldi.

Massa mendesak Presiden Joko Widodo untuk melepas topeng pencitraannya. Berani muncul sebagai sosok pemimpin yang sebenarnya. "Kami menyerukan kepada Jokowi untuk muncul sebagai pemimpin bukan lagi memakai wajah orang lain. Lihat sekarang rakyat lebih menderita," tegas Rinaldi.

Kepada KoranOpini.com massa aksi menjelaskan aksi menjadi peringatan pertama kepada Jokowi-JK. Hingga Jokowi-JK melakukan perbaikan. Namun tidak menutup kemungkinan adanya penggulingan Jokowi-JK, jika keduanya tidak melakukan perbaikan ke depan.

"Masalah menggulingkan ini warning pertama, jika masih ada ketidakpuasan, tidak memperbaiki kinerjanya bukan tidak mungkin rakyat akan melakukan tindakan lain yang lebih jauh," pungkas Rinaldi. |Winda Efanur FS|

back to top