Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Anis Baswedan evaluasi Kurikulum 2013

ilustrasi: Nuruh hayat "Acil" ilustrasi: Nuruh hayat "Acil"

Jakarta-KoPi- Menteri Pendidikan memastikan akan segera mengevaluasi kurikulum 2013 yang digagas oleh menteri sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan metode pengajaran dari aturan itu sulit diterapkan guru dan diterima siswa.

“Akar masalah Kurikulum 2013 berada pada metode pembelajaran. Dimana pembelajaran itu lebih ditekankan pada praktek untuk mengembangkan mata pelajaran yang diberikan, dan tugas para guru hanya sebagai pendamping yg tidak terjun langsung pada mata pelajaran. Artinya, tidak dapat mengembangkan karakter siswa,” kicauan Anis Baswedan pada Tweeter pribadi (17/11).

Pengembangan karakter siswa bisa terwujud asalkan metode pengajaran baik, guru-guru juga dapat mengajarkan dengan teknik yang baik pula. Akantetapi, tidak semua guru dan murid bisa menerapkan kurikulum 2013 di sekolah”.

Anis baswedan juga tidak akan gegabah menghapus atau mengubah materi yang sudah ada yakni kurikulum 2013 karena sudah berjalan. Menteri Pendidikan akan lebih berfokus pada evaluasi materi kurikulum 2013. Karena dimulai dari pendidikanlah ujung tombak masa depan bangsa yang bisa mencetak kader-kader muda untuk Indonesia lebih baik.

back to top