Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Anies Baswedan : Membangun Sastra Dunia Pendidikan

Anies Baswedan : Membangun Sastra Dunia Pendidikan

Jakarta-KoPi- Menbuddikdasmen Anis Baswedan dalam Twitter pribadinya, 9 November berpesan agar sastra menjadi hal yang diperhitungkan dalam pendidikan di Indonesia.

Alasannya sastra yang ada pada Pendidikan di Indonesia saat ini masih minim ditemukan.
"Kita ini kurang sekali menaruh perhatian pada sastra, dan jumlah bacaan sastra anak SMP dan SMA masih sangat minim dibandingkan seharusnya", tweet lanjutan.

Karena saat ini, pendidikan sastra seolah disepelekan sehingga tidak banyak SMA yang memiliki jurusan sastra.
Tentunya peran guru dan orang tua juga sangat menentukan dalam pengembangan bakat sastra anak-anak.
Guru haruslah mampu memberi contoh yang baik dalam mengembangkan sastra. Dan orang tua tak perlu cemas dengan masa depan anak.

Karena bukan berarti bila anak mereka pandai sastra kemudian hanya akan menjadi penulis saja.
Begitulah ujar Anis Baswedan di Konferensi Penulis Cilik Indonesia yang diikuti 165 siswa dari seluruh Indonesia, yang di tweet pada tweetir Anis Baswedan.


Reporter : Joko Raharjo

back to top