Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Angka kumulatif kasus HIV/AIDS meningkat

Angka kumulatif kasus HIV/AIDS meningkat

Yogyakarta-KoPi, Sampai tahun 2013 kasus HIV/AID di Daerah Istemewa Yogyakarta terdapat 2441 kasus, dan di Kota Yogyakarta dari 5 kabupaten menjadi yang tertinggi berdasarkan data yang dirilis sampai desember 2013.

“Kumulatif sampai bulan Desember 2013 terdapat sebanyak 677 kasus dengan rincian, HIV 458 orang dan AIDS 219 orang. Jadi ini tertinggi dari 5 kabupaten yang ada di DIY,” Pengelola Program KPA Kota Yogyakarta Ghanis menggambarkan perkembangan kasus HIV/AIDS saat jumpa pers terkait Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN).

“Dari 677 kasus tersebut 64% berjenis kelamin laki-laki, 38% pada usia 20-29 tahun dan 46% berasal dari faktor resiko heteroseksual (hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan),” Ghanis menjelaskan grafik kumulatif HIV/AIDS.

Menurut Ghanis saat ini, kasus HIV/AIDS juga menyerang ibu rumah tangga dan balita yang kemungkinan tertular akibat suaminya. Namun,ia menggaris bawahi hal tersebut menjadi meningkat angkanya bukan akibat perubahan trend, tapi karena semakin banyaknya sosialisasi kepada masyarakat untuk tes VCT (Tes HIV).

Tes VCT tersebut sifatnya rahasia dan di beberapa tempat di Yogyakarta sudah ada layanannya.


Reporter: Fahrurrazi

back to top