Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

Angka kumulatif kasus HIV/AIDS meningkat

Angka kumulatif kasus HIV/AIDS meningkat

Yogyakarta-KoPi, Sampai tahun 2013 kasus HIV/AID di Daerah Istemewa Yogyakarta terdapat 2441 kasus, dan di Kota Yogyakarta dari 5 kabupaten menjadi yang tertinggi berdasarkan data yang dirilis sampai desember 2013.

“Kumulatif sampai bulan Desember 2013 terdapat sebanyak 677 kasus dengan rincian, HIV 458 orang dan AIDS 219 orang. Jadi ini tertinggi dari 5 kabupaten yang ada di DIY,” Pengelola Program KPA Kota Yogyakarta Ghanis menggambarkan perkembangan kasus HIV/AIDS saat jumpa pers terkait Malam Renungan AIDS Nusantara (MRAN).

“Dari 677 kasus tersebut 64% berjenis kelamin laki-laki, 38% pada usia 20-29 tahun dan 46% berasal dari faktor resiko heteroseksual (hubungan seksual antara laki-laki dan perempuan),” Ghanis menjelaskan grafik kumulatif HIV/AIDS.

Menurut Ghanis saat ini, kasus HIV/AIDS juga menyerang ibu rumah tangga dan balita yang kemungkinan tertular akibat suaminya. Namun,ia menggaris bawahi hal tersebut menjadi meningkat angkanya bukan akibat perubahan trend, tapi karena semakin banyaknya sosialisasi kepada masyarakat untuk tes VCT (Tes HIV).

Tes VCT tersebut sifatnya rahasia dan di beberapa tempat di Yogyakarta sudah ada layanannya.


Reporter: Fahrurrazi

back to top