Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Anggaran 2014: Dana pensiun untuk beli Lamborghini

Anggaran 2014: Dana pensiun untuk beli Lamborghini

Inggris-KoPi, Inti dari “Anggaran untuk penabung” yang dikemukakan oleh George Osborne berada pada tahap peninjauan, seiring dengan munculnya peringatan bahwa liberalisasi pensiun Chancellor dinilai membahayakan pendapatan beberapa orang pensiunan dan semakin memicu inflasi pasar.

Institute for Fiscal Studies (IFS) menyatakan bahwa ada beberapa “ketidakpastian” mengenai akibat dari keputusan Chancellor untuk menghapuskan persyaratan bagi para penerima pensiun untuk menggunakan akumulasi tabungan pensiun sebagai tunjangan hidup, tahun depan.

 
Peningkatan pembatasan ini disambut oleh “kelompok penggalak menabung” yang marah dengan rendahnya pemberian tunjangan hidup yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi sejak terjadinya krisis keuangan—dan bahkan salah satu menteri menyarankan bahwa para penerima pensiun harus dibebaskan dalam menggunakan dana pensiun mereka untuk membeli Lamborghini.


Steve Webb, menteri pensiun Liberal Demokrat, menyatakan bahwa penerima pensiun bebas menggunakan dana pensiun mereka selagi mereka tetap bisa bertanggungjawab atas dana pensiun tersebut.


Akan tetapi, direktur Strategic Society Centre, James Lloyd mendeskripsikan liberalisasi sebagai “kebijakan malapeteka”.  Karena dengan adanya kebijakan ini para penerima pensiun akan cenderung membiarkan tabungan mereka dalam bentuk tunai, yang lainnya akan menghamburkan uang mereka dan sebagian yang lain akan membelanjakan uang mereka untuk membeli properti yang mendorong naiknya harga rumah.


Paul Johnson, pimpinan IFS, menyatakan bahwa gerakan Osborne dapat diartikan bahwa hanya orang-orang yang berkecimpung dalam pasar tunjangan hiduplah yang akan mendapatkan harapan hidup tersebut—dan bahwa sebagai hasilnya, perusahaan asuransi akan menaikkan harga produk mereka, yang hal ini akan mengarah pada merendahnya tingkat pendapatan pembeli.


Pihak IFS jiga memperingatkan bahwa dengan mengizinkan para penerima pensiun untuk menyimpan dana mereka dalam bentuk tunai akan mengakibatkan lebih banyak orang yang gagal mengatur keuangannya.

 

 
(Ana Puspita Sari)
Sumber: The Independent

back to top