Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Aneh, ada 'manusia kucing' di Norwegia

Aneh, ada 'manusia kucing' di Norwegia

KoPi| Ada ekspresi yang sangat dalam untuk menunjukan penalaran ini : "Jika menjadi seekor bebek, berenanglah seperti bebek, dan berkuak-kuaklah seperti bebek, maka mungkin adalah bebek."

Perumpaan itulah yang coba dijelaskan oleh Nano, si gadis kucing. Meskipun Nano tampak seperti manusia, berjalan seperti manusia, dan mendengar seperti manusia, dia mengaku bukan manusia. Namun seekor kucing.

Bahkan Youtube NRK P3 Verdens Rikeste Land telah mengabadikan pernyataannya tersebut ketika gadis kelahiran Oslo ini berusia 20 tahun. Masyarakat dunia telah menonton lebih dari 120.000 kali.

Nano mengatakan dirinya sebagai kucing tradisional. Dia membenci air dan dapat berkomunikasi hanya dengan mengeong. Gadis kucing ini juga memakai bando mengidentikkan dengan sepasang telinga kucing.
Selain itu, dia juga memakai ekor buatan dan kadang-kadang berjalan dengan tangan dan kakinya.

"Saya menyadari bahwa saya adalah kucing ketika saya masih 16 tahun dan dokter serta psikolog menemukan "hal aneh" dengan saya. Di bawah kelahiran saya ada cacat genetik,"katanya.

Nano mengatakan dia super sensitif seperti pendengaran kucing. Memungkinkan dia untuk mendengar hal-hal yang tidak didengar manusia tidak bisa. Jika dia bertemu anjing di jalanan, dia secara otomatis bereaksi dengan mendesis. "Saya pikir saya akan menjadi kucing sepanjang hidup saya," katanya. |metro.uk.com|Winda Efanur FS|

back to top