Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Anak-anak korban Ebola dijauhi keluarga

Anak-anak korban Ebola dijauhi keluarga
Afrika Barat-KoPi- Ribuan anak-anak yang kehilangan orang tua di Afrika Barat karena Ebola dijauhi oleh kerabat keluarga. Mereka takut dan curiga kalau anak-anak dari keluarga mereka membawa virus Ebola. 

UNICEF memperkirakan sekitar 3.700 anak-anak telah kehilangan setidaknya satu orang tua dan jumlah diperkirakan akan menjadi dua kali lipat pada pertengahan Oktober. 

Anak yang ditinggal mati orang tuanya biasanya diambil oleh anggota keluarga dalam masyarakat Afrika barat, tapi UNICEF mengatakan kerabat keluarga di beberapa komunitas menolak anak korban Ebola. Mereka lebih memilih untuk memutuskan ikatan keluarga dari pada merawat anak korban Ebola.

Manuel Fontaine, direktur regional UNICEF untuk Afrika barat mengatakan ribuan anak yang berduka atas kematian orang tua mereka sangat membutuhkan dukungan dan perhatian dari keluarga lainnya, akan tetapi keberadaan mereka malah tidak diinginkan dan bahkan ditinggalkan. 

Irfan Ridlowi

Sumber: news.com

 

back to top