Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Amerika Serikat bantah kabar pengakuan Hillary Clinton tentang ISIS

Amerika Serikat bantah kabar pengakuan Hillary Clinton tentang ISIS

KoPi- Amerika Serikat melalui kedubesnya di Lebanon membantah keterlibatannya membentuk ISIS seperti yang beredar di pelbagai media. Demikian siaran pers yang diumumkan pada 7 Agustus 2014 lalu.

Amerika Serikat menganggap buku memoar Hallary Clinton "Hard Choice" tak memiliki relevansi dengan tanggung jawab Amerika Serikat.

Sebelumnya telah beredar kabar dari Edward Snowden yang disiarkan oelh Golbal Reache mengatakan bahwa ISIS merupakan bentukan Mossad (Israel), Amerika Seriakat dan Inggris dan menyusul pengakuan Hillary Clinton yang membenarkan isu tersebut dalam bukunya "Hard Choice".

baca: http://www.upi.com/Top_News/World-News/2014/08/07/US-embassy-in-Beirut-denies-involvement-in-creation-of-ISIS/4851407414046/

back to top