Menu
Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi | Balai Penyel...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adalah Persatuan dan Kesatuan

Pakde Karwo: Kunci Perjuangan adala…

Jatim-KoPi| Salah satu ku...

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehakiman Masih Berpusat Pada Institusi Bukan Hakim Secara Personal

Jaminan Kemerdekaan Kekuasaan Kehak…

Sleman-KoPi|Kemerdekaan k...

Merapi Naik ke Status Waspada, Gempa Tremor dan Vulkanik Sempat Muncul Saat Letusan Freaktif.

Merapi Naik ke Status Waspada, Gemp…

Jogja-KoPi|Setelah Gunung...

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi | Gunung Merap...

Prev Next

Amerika Kerahkan Pasukan Tambahan Untuk Latih Tentara Irak

Amerika Kerahkan Pasukan Tambahan Untuk Latih Tentara Irak

Internasional-KoPi, Presiden Barack Obama mengintruksikan penyebaran lebih dari 450 pasukan Amerika Serikat ke Irak untuk membantu tentara lokal dalam usaha membalas kemenangan ISIL (Islamic State of Iraq and the Levant) baru-baru ini.

Rencananya Amerika akan membuka tempat pelatihan tentara yang ke lima di Irak dengan tujuan akhir untuk menyatukan Pasukan Keamanan Irak dan pejuang Suni. Tujuan langsung dari rencana ini adalah untuk merebut kembali kota Ramadi yang dikuasai ISIL bulan lalu.

Presiden Obama mengambil keputusan ini atas dasar permintaan Perdana Menteri Irak, Haider al-Abbbadi dan nasehat dari pimpinan angkatan bersenjata Amerika Serikat di Pentagon, papar juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest. Tentara Amerika ini tidak akan turun langsung di medan tempur, melainkan hanya membantu melatih dan menyiapkan strategi peperangan.

Ana Puspita
Aljazeera.com


 

back to top