Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Amerika Kerahkan Pasukan Tambahan Untuk Latih Tentara Irak

Amerika Kerahkan Pasukan Tambahan Untuk Latih Tentara Irak

Internasional-KoPi, Presiden Barack Obama mengintruksikan penyebaran lebih dari 450 pasukan Amerika Serikat ke Irak untuk membantu tentara lokal dalam usaha membalas kemenangan ISIL (Islamic State of Iraq and the Levant) baru-baru ini.

Rencananya Amerika akan membuka tempat pelatihan tentara yang ke lima di Irak dengan tujuan akhir untuk menyatukan Pasukan Keamanan Irak dan pejuang Suni. Tujuan langsung dari rencana ini adalah untuk merebut kembali kota Ramadi yang dikuasai ISIL bulan lalu.

Presiden Obama mengambil keputusan ini atas dasar permintaan Perdana Menteri Irak, Haider al-Abbbadi dan nasehat dari pimpinan angkatan bersenjata Amerika Serikat di Pentagon, papar juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest. Tentara Amerika ini tidak akan turun langsung di medan tempur, melainkan hanya membantu melatih dan menyiapkan strategi peperangan.

Ana Puspita
Aljazeera.com


 

back to top